indonewsdaily.com, Malang- Revitalisasi pasar besar merupakan salah satu prioritas kerja Pj Wali Kota Malang yang telah ditetapkan ada 11 fokus utama sejak dilantik Agustus 2024 lalu.
Merespon pernyataan Menteri PU terkait anggaran revitalisasi pasar besar di Kementerian PU, Iwan menjelaskan bahwa pihaknya patuh pada mekanisme pengusulan. Ia optimis, nantinya revitalisasi pasar besar ini dapat teranggarkan melalui APBN.
“Sudah disampaikan Pak Menteri, ini juga perlu disampaikan kepada masyarakat sebagai pembelajaran. Artinya, ada mekanisme yang perlu dipatuhi. Kami perlu reasoning yang tepat, tadi sudah disampaikan ke beliau progres persiapan yang kami lakukan. Alhamdulillah Pak Menteri memberikan atensi terkait revitalisasi pasar,” ungkapnya.
Iwan melihat, pasar besar memiliki core bisnis yang luar biasa dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di Kota Malang. Seiring perjalanan waktu, Pj Iwan terus berkomitmen menuntaskan persiapan revitalisasi pasar besar ini.
Iwan mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.
Selain itu, persiapan internal juga terus dimatangkan. Komunikasi dengan paguyuban pedagang telah dilakukan, penyiapan detail engineering desain (DED) juga telah disusun dengan melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kota Malang.
Iwan juga menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melengkapi berkas perijinan seperti pbg, slf, Amdalalin dan lingkungan.
“Kami terus melakukan tahapan-tahapan terkait revitalisasi pasar besar ini. Kami telah berkomunikasi dengan Kementerian PU, Wamen, Sekjen, paguyuban pedagang, dan DEDnya. Kami menyiapkan perijinannya sesuai hasil reviu dari Kementerian PU kemarin,” ujar Pj Iwan.
APBD Tahun 2025 ini juga telah dianggarkan relokasi pedagang pasar besar. “Anggaran relokasi juga sudah kami siapkan di tahun 2025 ini, nilainya Rp 10 Milyar rupiah. Artinya, kami patuh pada tahapan-tahapan yang harus dilakukan, harapannya semua sesuai dengan timeline yang direncanakan” terangnya.
Revitalisasi pasar besar ini bisa segera terealisasi. apabila ada dukungan dari semua pihak.
“Tentu kami fokus pada tahapan-tahapan yang ada, semua sesuai timeline, dan juga kesepakatan pedagang bisa segera tercapai, setelah itu kami berharap revitalisasi bisa segera dimulai. Saya meminta dukungan semua pihak, mulai stakeholder termasuk Pemkot Malang, Kementerian PU, pedagang, media, semuanya, mari kita saling mendukung,” pungkasnya.Iwan Kurniawan telah menetapkan 11 prioritas kerjanya sejak dilantik pada Agustus 2024 lalu.
(*/win)








