Indonewsdaily.com, MOJOKERTO – Seluruh proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung perkantoran di Kota Mojokerto tahun 2026 sudah berkontrak. Dinas PUPR Perakim memastikan pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi, tepat mutu, dan selesai tepat waktu.
Kepala Bidang Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto, Ferry Hendri Koerniawan, mengatakan monitoring dilakukan rutin ke lapangan.
“Semua proyek sudah berkontrak,” kata Ferry, Senin (4/8).
*5 Proyek Besar Sudah Jalan*
Beberapa proyek sudah berjalan sejak 3 bulan lalu. Nilainya di atas Rp1 miliar dan tersebar di sejumlah titik seperti Pembangunan Markas BPBD Kota Mojokerto dengan nilai Rp 2,1 miliar, Pembangunan Kantor Baznas dan Forum CSR senilai Rp1,9 miliar. Keduanya berlokasi di Jalan Bhayangkara. Tiga proyek lainnya yakni Pembangunan Prasarana Gelora Ahmad Yani Rp1,4 miliar, meliputi pagar dan area parkir, Lanjutan Eks Gedung DPRD Tahap 2 Rp1,3 miliar. Lantai 2 bekas gedung DPRD di Balai Kota akan difungsikan sebagai ruang pertemuan dan Pembangunan Sarpras Kantor Kecamatan Kranggan Rp1,2 miliar, berupa penataan lanskap halaman.
“Selain lelang, pengerjaan juga dilakukan via penunjukan langsung. Contohnya rehabilitasi Kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon dengan pagu Rp298 juta,” katanya.
Ferry menegaskan seluruh proyek bertujuan meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Peninjauan terus kami lakukan agar pekerjaan sesuai spesifikasi, tepat mutu, tepat waktu, dan memberi manfaat optimal,” ujarnya.








