Ning Ita Klaim Kantongi Surat Tugas dari Gerindra dan PPP untuk Maju Walikota

 

Foto: Ning Ita ketika bertemu elit PPP .

Indonewsdaily.com, Mojokerto — Calon Walikota Ika Puspitasari mengklaim telah mengantongi surat tugas dari delapan parpol parlemen yang memberikan dukungan. Hal itu sekaligus membantah, klaim PPP dan Gerindra bahwa kedatangan mereka saat deklarasi dukungan parpol pada Kamis (4/7) lalu hanya undangan.

“Kalau tidak ada perintah mana mungkin mereka (Parpol) datang ke deklarasi,” katanya.

Ketika ditanya terkait bantahan PPP dan Gerindra yang masih solid mengusung Junaedi Malik-Harun dan kedatangan dua parpol hanya undangan, Ning Ita menegaskan jika saat deklarasi itu semua pimpinan parpol telah membubukan tandatangan.

“Wong sudah tandatangan gitu lho, terus apa lagi,” tegasnya.

Menurutnya ia telah berkomunikasi dengan semua parpol termasuk PKB, PPP dan Gerindra. Bentuk komunikasi itu tambah Ning Ita berjenjang mulai tingkat DPC, DPW hingga DPP.

“Semua saya komunikasi, kita bangun komunikasi yang berjenjang,” terangnya.

“Untuk PPP kenapa yang hadir bukan ketua karena pak Rufis masih ibadah haji. Sebelum berangkat haji sudah ketemu dengan beliau. Kita juga terus komunikasi,” terangnya.

Ning Ita menegaskan jika ia sudah mengantongi surat tugas dari semua parpol.

“Gak ada rekom surat tugas semua, karena belum ada wakil. Surat tugas termasuk dari PPP dan Gerindra juga sudah. Nanti kalau sudah ada pasangan baru rekom,” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto, M. Harun mengaku jika koalisi partai Gerindra, PKB dan PPP masih solid. Bahkan ia masih yakin jika rekom partai Gerindra akan berlabuh ke pasangan calon Junaedi-Harun.

“Insyaallah mas, (rekom Gerindra jatuh ke paslon Junaedi-Harun),” ucap Harun.

Harun juga menilai jika kehadiran sejumlah kadernya dalam Deklarasi Dukungan Partai Politik kepada Ning Ita hanyalah sebatas undangan. Selain itu DPP Gerindra belum mengeluarkan rekomendasi ataupun intruksi. Sehingga penandatanganan oleh kader Gerindra pada deklarasi Ning Ita tidak mencerminkan dukungan kepada paslon.

“Apapun statemen bahkan langkah penandatangan, bagi saya sebagai ketua belum mencerminkan keputusan atas dukungan kepada paslon,” tegasnya.

DPC PPP Kota Mojokerto juga meyakini jika rekom akan diberikan pada pasangan calon (paslon) Junaidi Malik – M Harun yang sebelumnya sudah deklarasi.

Baik PPP maupun Gerindra sama-sama membantah jika mendukung pencalonan Ika Puspitasari (Ning Ita) pada helatan Pilkada Kota Mojokerto 2024.

“Kehadiran kami pada acara Deklarasi Dukungan Partai Politik terhadap pencalonan Ning Ita karena undangan, bukan karena dukungan. Kalau diklaim sebagai undangan nggeh monggo,” ujar Sekretaris DPC PPP Kota Mojokerto Iwut Widiantoro dihubungi melalui WA, Jumat (5/7/2024).

Meski PPP turut menandatangani Deklarasi Dukungan Partai Politik Ning Ita, Iwut menegaskan jika mereka yang hadir tidak mewakili DPC PPP Kota Mojokerto.

“Yang datang siapa sih Mas. Lha ketua, sekretaris, dan bendahara tidak datang, yang datang malah Angkatan Muda Ka’bah (AMK),” tandasnya.

“Rufis (Ketua) gak datang, saya (Sekretaris) gak datang, Gunawan (Bendahara) gak datang. Kita hanya memenuhi undangan. Mereka yang hadir tidak mewakili DPC PPP Kota Mojokerto. Yang hadir AMK, GPK, dan GMPI,” tegasnya.

Iwut meyakini jika rekom PPP nantinya akan diberikan kepada Junaidi Malik. “Seharusnya (rekom) diberikan ke Juned (sapaan akrab Junaidi Malik) berdasarkan usulan dari DPC,” katanya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *