Indonewsdaily.com, Kota Batu – Aksi balap liar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kota Batu semakin meresahkan masyarakat. Terlebih lagi aksi balap liar yang marak pada bulan Ramadhan ini berlangsung hingga dini hari,
“Sudah beberapa minggu ini, hampir setiap hari mulai tengah malam sampai menjelang shubuh, Jl. Panglima Sudirman jadi arena balapan sepeda motor.” Tulis salah seorang warga Batu di group Whats up komunitas warga Batu( 17/04/2022)
Ia menyayangkan aksi balap liar ini berlangsung mulai malam hari hingga dini hari menjelang sahur. Hal ini jelas mengganggu ketertiban umum masyarakat yang tinggal di sekitar jalan Panglima Sudirman. Terlebih lagi suara bising yang timbul dari knalpot motor mengakibatkan polusi suara yang sangat mengganggu warga yang beristirahat,
“Terutama hari minggu pagi kayak gini kayak jadi lomba balapan beneran, padahal cuma dengar suara knalpotnya saja. Apa yg lain ada yg mendengar suaranya juga?” Keluhnya.
Lain halnya yang dialami Prayitno (40) aksi balap liar yang di lakukan sekelompok anak muda di sepanjang Jalan Panglima Sudirman nyaris membuatnya celaka. Pasalnya saat dirinya hendak berangkat ke Pasar dini hari, motor yang dikendarainya berpapasan dengan segerombolan anak muda yang menggeber kendaraannya dengan kecepatan tinggi,
“Saya berniat berangkat kepasar tiba tiba dari arah berlawanan, sekitar tiga motor berkecepatan tinggi tanpa lampu nyaris menabrak saya. Akhirnya saya memilih menepi daripada saya jadi korban.” Terangnya.
Ia berharap aksi balap liar yang dilkukan sekelompok anak anak muda ini dapat perhatian dari aparat penegak hukum sebelum memakan korban. Bahkan menurutnya, jalan Panglima Sudirman ini terdapat rumah dinas walikota Batu dan Balaikota Among Tani seharusnya steril dari kegiatan semacam ini,
“Padahal kayaknya sliwerannya sampai di dekat rumah dinas walikota lho, kok masih dibiarkan saja ya”. Tutupnya (Rio)








