Musancab VI Serentak PDIP Kota Malang Digelar, Fokus Restrukturisasi dan Target 15 Kursi DPRD

indonewsdaily.com, Malang – PDI Perjuangan Kota Malang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI secara serentak di lima kecamatan se-Kota Malang, Sabtu (25/4/2026), bertempat di Ascent Premiere Hotel and Convention, Jalan Kolonel Sugiono No. 6, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Agenda ini menjadi bagian penting dari proses konsolidasi internal, restrukturisasi organisasi, serta persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, DPC PDI Perjuangan Kota Malang, anggota fraksi, pengurus PAC, hingga pengurus ranting se-Kota Malang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, dalam sambutannya menegaskan bahwa partai harus terus menjaga semangat perjuangan dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

“Partai ini lahir dari perjuangan panjang dan keberpihakannya jelas kepada rakyat kecil. Semangat itu tidak boleh padam, justru harus terus dihidupkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat,” ujar Amithya.

Ia menyebut Musancab merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas partai, serta memastikan struktur organisasi tetap kokoh hingga tingkat paling bawah.

“Ini bukan hanya tentang pemilihan berikutnya, tetapi tentang generasi berikutnya. Kepemimpinan kita dipertaruhkan hari ini,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, I Made Riandiana Kartika, menekankan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia menyampaikan target besar partai di Kota Malang, yakni meraih 15 kursi DPRD Kota Malang.

“Saya yakin kalau semuanya bergerak bersama dan solid, target 15 kursi bukan hal yang mustahil,” kata I Made.

Selain itu, ia juga menargetkan pengembalian tiga kursi DPR RI dan empat kursi DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan Malang Raya.

Dalam kesempatan tersebut, I Made juga menegaskan pentingnya regenerasi kepengurusan partai dengan memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda.

“Harus ada keterwakilan usia 35 tahun ke bawah minimal satu orang dalam susunan pengurus. Anak muda harus dilibatkan karena mereka penerus kepemimpinan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan-keputusan penting bangsa lahir dari proses politik, sehingga suara generasi muda harus ikut terwakili dalam partai.

Senada dengan itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menyampaikan bahwa restrukturisasi kepengurusan PAC merupakan langkah untuk menjadikan partai lebih profesional dan modern.

Ia menjelaskan, dalam kepengurusan baru juga diatur keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan kaum muda minimal 20 persen.

“Ini bagian dari regenerasi dan profesionalisasi partai. Semua aturan yang digariskan harus dijalankan,” ujar Andreas.

Musancab VI serentak ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan PAC yang solid, progresif, dan siap menjalankan kerja-kerja politik kerakyatan di Kota Malang. Dengan restrukturisasi organisasi yang lebih inklusif dan modern, PDI Perjuangan optimistis menghadapi tantangan politik ke depan.(yun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *