indonewsdaily.com, Malang- Tinggal satu malam lagi. Venue yang jadi tuan rumah _Nostalgic Music : Alternative 90s & Sound of OASIS_ kini sudah bertransformasi jadi kapsul waktu.
Jam terus berdetak di H-1, tapi bukan deg-degan yang terasa. Justru kesiapan penuh yang menggema dari setiap sudut panggung.
Panggung Sudah Siap Dihajar Distorsi, Pantauan di lokasi Sabtu malam menunjukkan seluruh elemen produksi sudah 100% siap tempur.
Lighting rig rapi menggantung di atas panggung, tinggal menunggu komando untuk menghajar penonton dengan strobe yang menghentak.
Sound system telah melewati proses tuning detail, dipastikan sanggup menggeber riff pertama ala Oasis tanpa kompromi.
Semua kabel tertata rapi. Semua checklist sudah centang. Tidak ada detail yang terlewat untuk memastikan konser besok malam berjalan tanpa cela.
Player Panaskan Mesin Sejak Siang, Para player tidak main-main. Proses soundcheck berlangsung maraton dari siang hingga sore H-1. Setlist _Sound of OASIS_ bukan lagi sekadar hafalan, tapi sudah di luar kepala.
Deretan anthem seperti _Stand By Me_ hingga _Don’t Look Back in Anger_ dipastikan bakal dibawakan dengan energi asli, bukan sekadar versi cover yang hambar.
“Kami nggak mau cuma mainin notnya. Kami mau bawain rasanya,” ujar salah satu perwakilan tim produksi. Targetnya jelas: membawa penonton benar-benar pulang ke era 90an.
Semua Lini Sudah Briefing Final, Kesiapan tidak hanya di panggung. Seluruh tim pendukung telah menggelar briefing final. Mulai dari tim produksi, LO, dokumentasi, hingga tim photobooth memastikan semua alur acara besok malam mulus. Standar yang dipasang hanya satu: memberikan yang terbaik untuk penonton.[Hamur]
Bukan Konser Biasa, Ini Mesin Waktu,
_Nostalgic Music_ menolak disebut sekadar konser. Acara ini diposisikan sebagai mesin waktu yang dirancang untuk mengembalikan penonton ke masa ketika musik alternatif 90an jadi soundtrack hidup.
Era ketika kaset diputar ulang sampai pitanya molor. Era ketika distorsi gitar jadi pelarian dari penatnya dunia. Era ketika lirik-lirik Liam Gallagher bukan cuma dinyanyikan, tapi jadi teman nongkrong, jadi curahan hati, jadi penyemangat.
Besok malam, venue ini diprediksi tidak akan sepi. Panitia menyiapkan pengalaman kolektif: semua yang datang akan nyanyi bareng, teriak bareng, dan nostalgia bareng.
_Nostalgic Music : Alternative 90s & Sound of OASIS_ besok Selasa malam, 5 Mei 2026
– Tribute total untuk era keemasan alternatif 90an dengan energi khas Oasis, Tinggal 1 malam lagi. Panggung sudah menunggu. Setlist sudah siap. Distorsi sudah dipanaskan.
Sampai ketemu di barisan paling depan.(win).








