Volume Sampah Meningkat Saat Libur Panjang, DLH Kota Malang Kerahkan Personel Tambahan di Sejumlah Titik

indonewsdaily.com, Malang — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat adanya lonjakan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang selama masa libur panjang Idulfitri 1447 H.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran M, Kamis (26/3/2026), menjelaskan bahwa peningkatan signifikan terjadi pada dua hari, yakni 18 dan 19 Maret 2026.

“Sampah yang masuk ke TPA Supit Urang biasanya sekitar 500 sampai 550 ton per hari. Namun, selama dua hari tersebut, volume sampah naik hingga mencapai 600 ton,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan tersebut tidak lepas dari berkurangnya aktivitas pengelolaan sampah mandiri yang biasanya dilakukan masyarakat.

“Selama ini, pengelolaan sampah berjalan melalui Bank Sampah maupun Rumah Pilah Kompos Daur Ulang (PKD). Namun karena banyak pengelola maupun masyarakat yang libur, maka sampah yang masuk ke TPA ikut meningkat,” jelasnya.

Raymond menambahkan bahwa jenis sampah yang paling mendominasi adalah plastik bekas bungkus makanan, yang merupakan imbas dari meningkatnya konsumsi masyarakat selama libur dan kegiatan perayaan.

Foto Plh Kepala DLH kota Malang Gamaliel Reymond H

Di sisi lain, DLH Kota Malang juga melakukan langkah antisipatif selama perayaan Idulfitri, khususnya saat penyelenggaraan Salat Id di beberapa lokasi pusat keramaian.

“Seperti saat Salat Id, kami menambah personel di seputar Masjid Jami dan Masjid Sabilillah. Di Masjid Jami kami turunkan 30 personel dan 2 truk, sementara di Masjid Sabilillah 20 personel tambahan. Setelah acara selesai, petugas langsung melakukan pembersihan,” tuturnya.

Dengan upaya tersebut, DLH berharap kebersihan kota tetap terjaga meski terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. Gamaliel juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah dan memanfaatkan fasilitas pengolahan sampah yang tersedia.

“Kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci. Ketika pengolahan sampah mandiri berjalan optimal, beban TPA bisa terus ditekan,” pungkasnya.(win).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed