Semarak Literasi di Alam Terbuka, Siswa SD Aisyiyah ‘Kamila’ Nikmati Membaca di Taman Bunga.

indonewsdaily.com, Malang- Semarak Literasi di Alam Terbuka: Siswa Kelas 1 dan 2 SD Aisyiyah ‘Kamila’ Malang Antusias Ikuti “Reading Across the Sky in the Park” di Taman Bunga Merjosari (18 Mei 2025). Di bawah langit cerah dan suasana asri Taman Bunga Merjosari, keceriaan dan semangat belajar terpancar dari wajah-wajah siswa kelas 1 dan 2 SD Aisyiyah ‘Kamila’ Malang.

Mereka mengikuti kegiatan Reading Across the Sky in the Park, sebuah program literasi kreatif yang menggandeng komunitas literasi bertaraf internasional, Reading Across the Sky.

Kegiatan ini menjadi wadah menyenangkan untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan dunia membaca sejak dini, dengan pendekatan alam terbuka yang segar dan inspiratif.

Acara ini dimulai sejak pagi hari dengan sesi senam bersama, yang menghangatkan suasana dan membangkitkan semangat anak-anak. Dengan iringan musik ceria dan gerakan dinamis, siswa dan guru bergerak bersama di bawah sinar matahari pagi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas melatih motorik halus melalui cutting activity (menggunting pola), yang dirancang untuk mengasah keterampilan tangan sekaligus fokus anak.

Usai kegiatan awal, siswa dipersilakan memilih aktivitas literasi berikutnya. Panitia telah menyiapkan berbagai pilihan menarik, mulai dari membaca buku cerita anak yang telah dikurasi sesuai usia, hingga mewarnai gambar dengan tema bebas. Anak-anak tampak antusias memilih buku dan alat mewarnai, kemudian duduk di atas tikar yang tersebar di berbagai sudut taman.

Pemandangan anak-anak yang tenggelam dalam dunia buku sambil duduk bersila di bawah pohon menjadi bukti bahwa literasi bisa ditanamkan dengan cara yang menyenangkan.

Reni Nur Farida, S.Pd.I., M.Pd., Kepala SD Aisyiyah ‘Kamila’ Malang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna dan menyenangkan.

“Kami percaya bahwa literasi tidak hanya dibangun di dalam kelas, tetapi juga bisa tumbuh di ruang terbuka, dekat dengan alam, dan melalui interaksi sosial yang positif. Dengan konsep outbound literasi seperti ini, anak-anak belajar membaca sambil bergerak, bermain, dan berimajinasi,” ujarnya (30/5/2025).

Senada dengan itu, Emi Fatmawati, S.Si., M.Si., selaku Koordinator Program Kolaborasi Internasional SD Aisyiyah ‘Kamila’, menambahkan bahwa keterlibatan komunitas Reading Across the Sky merupakan bentuk perluasan jejaring global sekolah dalam bidang literasi.

“Kami ingin memperkenalkan kepada siswa bahwa membaca bukan hanya aktivitas lokal, tapi juga gerakan dunia. Melalui program ini, anak-anak bisa merasakan bahwa mereka bagian dari komunitas pembaca global, yang juga aktif di negara-negara lain seperti Myanmar, Vietnam, dan Malaysia,” jelas Emi.

Selain menguatkan literasi dasar, kegiatan ini juga menjadi ruang aktualisasi siswa dalam bersosialisasi dan bekerja sama. Mereka belajar berbagi alat mewarnai, bertukar cerita dari buku yang dibaca, dan saling membantu dalam menyelesaikan tugas menggunting. Interaksi yang terbentuk tidak hanya memperkuat keterampilan sosial, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kemandirian.

Anak-anak pun terlihat sangat menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Tawa riang, sorak kegembiraan, dan keaktifan mereka dalam setiap aktivitas menjadi indikator keberhasilan acara ini. Beberapa siswa bahkan menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa diadakan kembali.

“Aku senang sekali bisa mewarnai di taman dan baca buku sama teman-teman. Mau lagi!” ungkap salah satu siswa kelas 2 dengan semangat.Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama dan pembagian hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para siswa. Tidak hanya membawa pulang karya mewarnai dan buku bacaan, mereka juga pulang dengan semangat baru untuk terus membaca dan belajar di mana saja.

Dengan keberhasilan kegiatan Reading Across the Sky in the Park, SD Aisyiyah ‘Kamila’ Malang sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pembelajar yang literat, berkarakter, dan berwawasan global. Di tengah tantangan era digital, upaya menanamkan literasi sejak dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual seperti ini menjadi langkah strategis dalam membangun peradaban masa depan. (win).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *