indonewsdaily.com, Malang- Dari Cafe ke Panggung Tribute Iron Maiden, Band Senior Malang Siap Mengguncang Rock on Fire Part 3 Salah satu Produk dari Malang Lites, HI5 Lounge Anang Karaoke pada tanggal 19 juli 2026.
Jika bicara soal kebangkitan musik rock di Kota Malang, satu nama yang kini mulai ramai diperbincangkan adalah “Absolute”. Bukan band kemarin sore. Band ini lahir dari keresahan dan semangat para musisi senior Malang yang rindu melihat panggung rock kembali bergemuruh sebagai komoditi hiburan utama.
Berdiri atas inisiatif *Jaya ‘Burton*, Absolute memang dibentuk dengan misi yang jelas: menghidupkan dan membangun kembali gempita musik rock di Malang. Bersama Koko Harik, Jaya menggandeng nama besar Willy (Trilogy).Padahal saat itu Willy sudah memutuskan pensiun dari dunia musik. Namun panggilan panggung rock terlalu kuat untuk ditolak.
Formasi awal itu kemudian dilengkapi oleh dua nama yang sudah tidak asing di telinga penikmat musik Malang: Oceb dan Pendik. Keduanya dikenal lewat kiprahnya bersama Hocky Rocki dan The Binals. Dengan sederet jam terbang dan pengalaman panggung yang tak perlu diragukan lagi, Absolute langsung memposisikan diri jauh dari label “band pemula”.
Akar Hard Rock, Sayap yang Lebih Lebar. Secara musikal, Absolute mengakar kuat pada hard rock dan heavy metal. Itu DNA mereka. Namun Willy, yang dipercaya sebagai “Jenderal” band, punya visi lebih luas. Ia tidak mau Absolute terjebak hanya di satu genre.
“Hard rock dan heavy metal adalah rumahnya. Tapi panggung musik terus bergerak. Absolute harus punya cakupan yang lebih luas,” begitu arah yang dibawa Willy sejak awal.
Bukti fleksibilitas itu terlihat dari kolaborasi mereka dengan sejumlah musisi Malang lainnya. Nama-nama seperti Asmadi ( vokal), Amir Mj Project (vokal), hingga Oot Rooster (gitar), pernah merasakan chemistry bermain bersama Absolute.
Debut ‘Silatuhtuockmi’ dan Langkah ke Rock on Fire, Debut perdana Absolute di panggung hiburan rock Malang terjadi beberapa waktu lalu lewat event bertajuk *‘Silatuhtuockmi’* di level cafe. Dari panggung intim itulah mereka mengukur kekuatan dan chemistry formasi.
Tapi langkah mereka tidak berhenti di situ. Panggung berikutnya jauh lebih besar. Absolute dipercaya tampil di Rock on Fire Tribute, sebuah event yang digagas oleh Hadi Soebroto bersama Malang Lites.
Untuk tribute kali ini, Absolute memilih menghadapi katalog milik Iron Maiden, salah satu supergroup heavy metal paling berpengaruh di dunia. Ini bukan pekerjaan mudah, karena menuntut presisi, tenaga, dan penghormatan penuh pada aransemen aslinya.
Untuk menambah kemegahan, suara Roy dari Big Panzer Surabaya juga akan mengisi panggung Rock on Fire bersama Absolute. Kolaborasi lintas kota ini dipastikan jadi salah satu momen yang paling ditunggu.
Untuk gelaran Rock on Fire, Absolute akan tampil dengan formasi tempur sebagai berikut:
– Pendik Roll dan Nanang Badboy di posisi gitar
– Oceb di drums
– Jaya ‘Burton di bass
– Willy di vokal
Dengan formasi ini, Absolute menegaskan mereka datang bukan sekadar ‘tribute’, tapi untuk memberi tontonan rock yang layak, keras, dan berkarakter.
Dari cafe ‘Silatuhtuockmi’ sampai berbagi panggung tribute Iron Maiden, perjalanan Absolute memang baru dimulai. Tapi dengan modal personel senior, visi yang jelas, dan energi yang belum padam, mereka membuktikan satu hal: api Rock Malang belum pernah benar-benar mati. Ia hanya menunggu dinyalakan lagi.
(win)














