Bocah Kedungkandang Meregang Nyawa Akibat Kesetrum Saat Mencari Angin Segar di Lantai 3 Mushola

Indonewsdaily.com, Kota Malang – Seorang bocah/remaja Kedungkandang sekitar pukul 15.30 WIB, dikabarkan meregang nyawa akibat terkena strum saat mencari angin segar dilantai 3 di Mushola Al Falah, selepas mengaji.

Informasi yang diperoleh Indonewsdaily.com, korban diketahui berinisial GIG (13) warga Jalan H. Ali Nasrudin RT. 7 RW. 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Kapolsekta Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, korban bersama keempat temannya naik ke lantai tiga musala tersebut untuk mencari udara segar selepas mengaji.

“Namun sesampai dilantai 3 (atas) Mushola Al Falah, korban memisahkan diri dan menuju ke pinggir atap musala. Padahal di lokasi itu, melintang kabel listrik tegangan tinggi dan hanya berjarak satu meter dari pinggir atap musala.” ungkap Yusuf pada awakmedia, Selasa (8/3) malam.

Tanpa sepengetahuan rekan rekannya , diduga korban kehilangan keseimbangan saat menuju ke pinggir atap musala sehingga  secara spontan, memegang kabel listrik tersebut.

“Tak sengaja, tangan kanan korban memegang kabel listrik tersebut dan langsung tersetrum.” Imbuhnya

Menyadari kalau rekannya terkena aliran listrik yang bertegangan tinggi, keempat teman korban tidak berani menolong dan meminta tolong kepada warga sekitar.

” Teman teman korban langsung meminta tolong pada warga sekitar.” Sambung Yusuf

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar tersengat listrik di bagian telapak tangan dan tidak sadarkan diri.

Setelah itu, warga sekitar langsung membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Saat kami datang ke IGD RSSA Malang, kami diberitahu oleh dokter bahwa korban telah meninggal dunia,” tambahnya.

Kemudian, Polsek Kedungkandang langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban atas kejadian tersebut.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dan pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan, bahwa jenazah korban tidak bersedia untuk dilakukan visum dan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutup Kompol Yusuf Suryadi, Selasa (8/3) malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *