Buka Musrenbang Tematik Bupati Mojokerto Jabarkan Catur Abhipraya Mubarok

 

 

Indonewsdaily.com, MOJOKERTO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tematik perempuan, anak dan Disabilitas dengan tema Peningkatan partisipasi perempuan, anak dan akses penyandang disabilitas dalam mendukung pembangunan yang inklusi, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), pada Rabu (12/3/2025).

Dalam Musrenbang yang dibuka oleh Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum dan dihadiri kepala OPD terkait, organisasi perempuan Kabupaten Mojokerto, Forum Anak Majapahit, Forum Anak Kecamatan dan perwakilan disabilitas tu, Bupati memaparkan visi misi kepemimpinan selama lima tahun mendatang yakni Catur Abhipraya Mubarok yang akan mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil dan makmur. Ia juga mengatakan pembangunan di Kabupaten Mojokerto akan ditekankan pada empat sasaran.

“Kita akan memberikan penekanan pada empat sasaran pembangunan, meliputi peningkatan pelayanan pada masyarakat dan tata kelola pemerintahan, peningkatan SDM yang tangguh, kemandirian ekonomi dan peningkatan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Gus Barra sapaan Muhammad Al Barra juga menekankan dalam Musrenbang tematik ini akan muncul ide-ide segar yang akan dimasukkan dalam RKPD tahun 2026. Musrenbang ini tambahnya adalah untuk membuka ruang partisipasi perempuan, anak dan disabilitas dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2026.

“Ide-ide dari semua peseta Musrebang dari perempuan, anak dan disabilitas merupakan gagasan untuk ikut serta dalam perencanaan maupun proses pembangunan,” terangnya.

Bupati juga mengatakan, ikut libatkannya perempuan, anak dan disabilitas dalam proses percepatan pembangunan agar tidak adanya diskriminasi. Selain itu, sebagai wujud nyata jika pemerintah akan menjamin dan melindungi hak-hak perempuan, anak dan disabilitas.

“Perempuan dan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunan secara universal, jadi perempuan dan anak juga harus dilibatkan dalam pembangunan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga menegaskan akan memberi support penuh program yang digagas oleh pemerintah pusat yakni sekolah rakyat.

“Program pemerintah pusat yakni selolah rakyat itu solusi untuk anak kembali ke sekolah, Pemkab siap memberikan dukungan berupa lahan seluas 5 Hektar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Mojokerto Bambang Eko Wahyudi dalam laporannya mengatakan hasil Musrenbang Tematik ini dapat meningkatkan kualitas dokumen perencanaan daerah yang akan diterapkan pada 2026 mendatang.

“Kegiatan ini bertujuan, agar isu strategis dan permasalahan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan hak perempuan, anak dan Disabilitas dalam merumuskan dan dituangkan di dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, agar dokumen yang disusun lebih berkualitas,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *