indonewsdaily.com, Malang- Pembinaan Perangkat Desa dan Peran Istri dalam mendorong Perubahan Pola Pikir menuju Pemerintahan Desa Yang Lebih Maju, Profesional dan Berdaya Saing dilaksanakan di desa Putat Kidul Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, Kamis,(13/2/2025), bertempat di Balai Desa Putat Kidul.
Acara dihadiri oleh Pemerintahan Desa dan Staf, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Kader Kesehatan dan Mahasiswa Universitas Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen.
Narasumber yang hadir yakni Erlinah, S. ST.. M. SK (Psy), CHI ( IACT-USA), C. PS. CI, dalam pemaparannya Ia menyampaikan ada beberapa poin yang harus dipahami oleh semua perangkat desa dalam rangka meningkatkan motivasi kerja para perangkat desa.
“Poin-poin tersebut adalah Mengurangi beban kerja, menciptakan lingkungan kerja yang positif, membangun motivasi dan tujuan yang jelas, memberikan pelatihan dan peluang pengembangan diri, adanya kegiatan Tim Building, dikritik dengan cara yang baik, didengarkan Idenya, interaksi sosial yang baik, diapresiasi Kinerja, diberikan Hypno Motivasi,” terangnya.
Semua poin yang telah dipaparkan dengan jelas kepada seluruh perangkat desa dan diharapkan bisa menjadi bahan acuan dalam mengemban tugas yang dipercayakan kepada seluruh perangkat dengan harapan kedepannya Kinerja perangkat desa bisa memberikan bukti bahwa mereka bisa merubah pola pikir yang lebih maju dan berkualitas.
Disisi lain Erlinah juga menyampaikan bahwa untuk lebih membuka wawasan pola pikir perangkat desa diharapkan agar setiap perangkat desa untuk lebih memulainya dari pengenalan diri masing-masing. Karena dengan pengenalan diri dapat menunjukkan potensi yang dimiliki.
Erlinah menambahkan bahwa Mental Blok yang dimiliki oleh setiap perangkat desa. Karena Mental Blok ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jiwa, pemikiran, mentalitas dan rasa kepercayaan yang menghambat dan merintangi diri dalam rangka meraih perubahan atau kemajuan.
“Kondisi jiwa yang menyakini sebuah konsep mental salah, lemah dan kalah. Seperti keyakinan dirinya sebagai orang yang lemah, malas, dan tidak percaya diri kepada kemampuan yang dimiliki juga sangat mempengaruhi potensi perangkat desa dalam menjalankan pekerjaannya,” imbuhnya.
Ditemui awak Media Teguh Sekretaris Desa Putat Kidul dan juga penggagas program acara ini sangat menyambut baik, juga berharap kedepannya dengan pembinaan perangkat desa dapat menambah bekal positif.
“Saya berharap semua peserta yang mengikuti acara ini bisa mampu memiliki pola pikir yang baik dan siap mengemban tugas, wewenang dan tanggungjawab yang akan diberikan,” ucapnya.
Disisi lain Teguh juga mengatakan bahwa peran aktif dari Kepala Desa juga diharapkan untuk bisa memberi contoh yang lebih baik kepada seluruh perangkat desa.
“Karena menunjukkan contoh yang telah diberikan oleh seorang kepala desa jelas akan diikuti oleh seluruh perangkat desanya, selanjutnya kedisiplinan sangat menentukan untuk memberi penilaian kepada lembaga pemerintahan desa, apakah dikatakan baik atau tidak,” katanya.
Teguh berharap kedepannya kebiasaan buruk yang dilakukan perangkat desa tidak lagi terjadi lagi, selanjutnya peran istri bisa memberikan motivasi kepada suaminya untuk lebih giat dan semangat dalam meningkatkan prestasi kerja disamping tanggungjawab suaminya selaku kepala keluarga.
Sedangkan Tukiran kepala desa Putat Kidul mengapresiasi acara ini menurutnya kegiatan ini benar-benar sangat positif.
“Saya berharap kedepannya kinerja perangkat desa bisa memberikan hasil yang lebih memuaskan, acara seperti ini akan kita masukkan ke Program Pemberdayaan masyarakat dengan maksud bisa memberi wawasan yang lebih luas buat seluruh perangkat desa. Mengenai jadwal pertemuan selanjutnya akan disesuaikan dengan anggaran dan waktu,” ungkapnya.
Tukiran menambahkan kedepannya akan mengajak seluruh lembaga yang ada di pemerintahan desa untuk diikutsertakan dalam pembinaan dalam rangka menunjang program kinerja desa Putat Kidul. (nal)














