indonewsdaily.com, Malang — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang terus mengakselerasi perbaikan sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi nadi transportasi warga sekaligus jalur utama wisatawan.
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada kualitas dan ketahanan jangka panjang, untuk mencegah kerusakan berulang yang kerap membebani anggaran daerah.
Kepala PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menegaskan bahwa infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan, mobilitas ekonomi dan daya saing pariwisata.
“Kami sadar betul pentingnya akses jalan ini bagi masyarakat maupun wisatawan. Oleh karena itu, perbaikan dilakukan bertahap agar tidak menimbulkan kerusakan parah dan pekerjaan bisa berjalan lebih teliti. Untuk tahap selanjutnya, perbaikan sudah dilakukan pengecekan serta survei ke lokasi,” ujarnya, (09/04/2026).
Fokus ke Jalur Wisata dan Ekonomi, Langkah bertahap ini menyasar ruas jalan yang mengarah ke kawasan wisata unggulan Kabupaten Malang seperti kawasan Malang Selatan, jalur menuju pantai di Sumbermanjing Wetan, akses Bromo via Poncokusumo, serta penghubung sentra pertanian dan UMKM.
Kondisi jalan yang mulus diharapkan memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, dan menurunkan risiko kecelakaan, terutama saat musim liburan ketika volume kendaraan melonjak.
Khairul menyebut timnya telah memetakan titik kritis berdasarkan laporan warga, data kecelakaan dan hasil survei lapangan. Pengerjaan meliputi penambalan lubang, perkuatan bahu jalan, perbaikan drainase, hingga pengaspalan ulang di segmen yang rusak berat.
Drainase menjadi perhatian khusus karena genangan air mempercepat kerusakan aspal, khususnya di jalur perbukitan dan kawasan dengan curah hujan tinggi.
Khairul menambahkan bahwa hal tersebut dilakukan srmata untuk Dampak ke Keselamatan dan Pariwisata.
“Dengan adanya perbaikan ini, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat meningkat, serta mendukung kelancaran arus barang dan pariwisata di wilayah wisata yang menjadi unggulan Kabupaten Malang,” ungkap Khairul.
Kabupaten Malang mencatat kunjungan wisatawan yang terus tumbuh ke destinasi pantai, air terjun, desa wisata dan kawasan agro. Akses yang buruk selama ini dikeluhkan pelaku wisata karena memicu keluhan pengunjung dan menambah ongkos operasional jeep, travel, maupun distribusi hasil bumi. Perbaikan jalan diharapkan menjadi stimulus langsung bagi PAD dari sektor pariwisata, retribusi, serta perputaran ekonomi di warung, homestay, dan UMKM sepanjang jalur wisata.
Bertahap Agar Tahan Lama, Pendekatan bertahap dipilih agar setiap segmen dikerjakan tuntas dengan kontrol mutu yang ketat, mulai dari pemadatan pondasi, komposisi aspal, hingga uji kelayakan sebelum dibuka penuh. PU Bina Marga juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk rekayasa lalu lintas selama pengerjaan, agar tidak melumpuhkan aktivitas warga.
Selain penanganan kerusakan eksisting, program ini disiapkan untuk menghadapi lonjakan mobilitas jelang musim libur sekolah dan akhir tahun. Masyarakat diimbau melaporkan titik jalan rusak melalui kanal pengaduan resmi agar bisa masuk prioritas survei tahap berikutnya.
Dengan perbaikan yang terukur dan berkelanjutan, Pemkab Malang menargetkan infrastruktur jalan tidak sekadar mulus saat diresmikan, tetapi benar-benar awet dan menopang pertumbuhan ekonomi kawasan wisata dalam jangka panjang. (win).









