TKA 2026 Objektif, Disdik Kabupaten Malang Pastikan Hasil Jadi Pertimbangan Masuk Sekolah Unggulan

indonewsdaily.com, Malang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 agar berjalan objektif, transparan dan sesuai standar nasional.

Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu instrumen pertimbangan bagi siswa yang hendak melanjutkan ke sekolah unggulan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, menyampaikan bahwa TKA bukan sekadar ujian rutin, melainkan bagian dari strategi nasional untuk memetakan capaian akademik siswa secara terukur.

“Karena itu, sejak dini fokus pada kesiapan teknis, pengawasan, hingga penguatan infrastruktur di seluruh satuan pendidikan,” ujarnya

“TKA merupakan instrumen penting untuk memetakan capaian akademik siswa secara nasional. Saat ini kami fokus memastikan pelaksanaan berjalan optimal sebagai bagian tahapan anak didik untuk masuk sekolah unggulan,” ujar Bagus, Kamis (9/4/2026).

Fungsi TKA: Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Alat Ukur Tambahan,TKA diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai asesmen terstandar nasional.

“Berbeda dengan ujian sekolah, hasil TKA tidak menggantikan nilai rapor dan tidak menjadi penentu kelulusan. Fungsinya lebih sebagai laporan objektif tentang kompetensi dasar siswa yang bisa digunakan sekolah lanjutan untuk proses seleksi,” tambah Bagus

“TKA dirancang sebagai alat ukur tambahan yang memberikan laporan capaian akademik individu murid secara objektif dan terstandar,” tegas Bagus.

Melalui sistem pengukuran yang terstruktur, pemerintah berharap TKA mampu memberi gambaran akurat mengenai penguasaan siswa pada mata pelajaran inti.

Data tersebut diharapkan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi masuk sekolah unggulan, sekaligus menjadi bahan evaluasi peningkatan mutu pendidikan daerah.

Mata Pelajaran dan Jadwal Pelaksanaan TKA 2026, Mata pelajaran yang diujikan dalam TKA disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk SD dan SMP, siswa akan mengikuti tes Bahasa Indonesia dan Matematika.

Sementara untuk jenjang SMA/SMK, selain Bahasa Indonesia dan Matematika, juga ditambahkan Bahasa Inggris serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan jurusan siswa.

Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan bertahap. Jenjang SMP menjadi yang pertama, digelar pada 6 hingga 16 April 2026. Dilanjutkan jenjang SD pada 20 hingga 30 April 2026. Untuk SMA/SMK, jadwal menyusul sesuai ketetapan Kemendikdasmen.

Peran Disdik: Monitoring hingga Kesiapan Sarana, Disdik Kabupaten Malang mengambil peran sentral dalam mengawal TKA di daerah. Tugasnya mencakup monitoring dan evaluasi pelaksanaan di setiap sekolah, memastikan ketersediaan perangkat komputer, jaringan internet, hingga kesiapan proktor dan pengawas teknis.

“Sekolah yang masih memiliki keterbatasan sarana didorong untuk mengoptimalkan skema berbagi sumber daya dengan sekolah terdekat,” ungkap Bagus

“Pengawasan melekat kami lakukan agar tidak ada kendala teknis yang mengganggu siswa. Prinsipnya, semua anak mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan akademiknya,” kata Bagus.

Pelaksanaan TKA mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025. Regulasi ini menjadi dasar kebijakan penguatan sistem evaluasi capaian akademik nasional sekaligus penjaminan mutu asesmen.

Dorong Mutu Pendidikan Berkelanjutan, Dengan adanya TKA, Disdik Kabupaten Malang berharap pemetaan mutu pendidikan semakin presisi.

Data hasil TKA tidak hanya bermanfaat untuk seleksi masuk sekolah unggulan, tetapi juga menjadi pijakan bagi sekolah dan dinas untuk merancang intervensi pembelajaran yang tepat sasaran.

“Target akhirnya adalah peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Ketika kita tahu persis capaian dan kelemahan siswa di setiap bidang, maka program penguatan bisa lebih fokus,” pungkas Bagus.

Disdik Kabupaten Malang juga mengimbau orang tua dan siswa tidak menjadikan TKA sebagai beban psikologis. Sebab, asesmen ini bersifat memotret kemampuan, bukan menghakimi. Sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru telah dilakukan agar persiapan TKA tetap mengedepankan suasana belajar yang kondusif. (win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *