indonewsdaily.com, Kabupaten Malang – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang terus mengebut pembangunan drainase di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen. Proyek peningkatan sistem drainase di koridor Jalan Raya Kepanjen-Pagak itu ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Hingga Rabu (9/7/2026), progres fisik pekerjaan di Panggungrejo baru mencapai sekitar 30 persen. Lokasi pengerjaan berada di sisi timur Jalan Raya Kepanjen-Pagak, tepatnya di sebelah selatan perlintasan kereta api depan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, drainase Panggungrejo merupakan salah satu dari dua titik rehabilitasi saluran yang dikerjakan di ruas Kepanjen-Pagak.
“Pengerjaan berbeda dengan titik di Kelurahan Cepokomulyo yang hampir selesai. Di Panggungrejo baru dimulai sekitar dua pekan lalu dan masih terus dikebut,” ujarnya.
Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari menjelaskan, masa pelaksanaan proyek ini 180 hari kalender. Saat ini pemasangan saluran U-Ditch di beberapa titik sudah rampung dan dilanjutkan dengan penataan berem.
“Sejak hari Sabtu lalu juga sudah dimulai pekerjaan galian pada segmen sebelah selatan sebagai persiapan pekerjaan drainase tahap berikutnya,” ungkap Anita.
Untuk konstruksi, proyek ini menggunakan dua jenis saluran. Pada segmen pertama dipasang saluran beton bertulang atau _Reinforced Concrete Pipe_ (RCP) ukuran 100×100 cm sepanjang sekitar 260 meter. Sementara di segmen lain digunakan saluran U-Ditch ukuran 60×80 cm sepanjang sekitar 100 meter.
Anita menambahkan, pembangunan ini bagian dari upaya Pemkab Malang meningkatkan kapasitas dan fungsi saluran air di sepanjang Jalan Kepanjen-Pagak. Sebelumnya koridor jalan tersebut juga sudah ditangani melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Berbeda dengan Panggungrejo, progres rehabilitasi drainase di Kelurahan Cepokomulyo sudah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan dimulai sejak pekan kedua Mei 2026.
Di titik ini dilakukan pemasangan RCP ukuran 80×80 cm sepanjang 134 meter ke arah selatan. Pekerjaan juga dilengkapi pembangunan trotoar dan ampyang di bagian atas saluran.
“Progres fisik saat ini sekitar 80 persen. Kegiatan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan kerb dan pengecoran bagian atas RCP sebagai bagian dari pekerjaan trotoar,” tegas Anita.
DPUBM optimistis percepatan di Panggungrejo bisa sesuai jadwal. Keberadaan saluran baru diharapkan mampu melancarkan aliran air dan meminimalkan potensi genangan di sepanjang koridor Jalan Raya Kepanjen-Pagak.(win)








