Indonewsdaily.com, Malang – Kecelakaan beruntun antara Truk Box yang sedang diparkir dihantam Truk box dari belakang hingga menghatam kendaraan bermotor, yang terjadi di depan Toko Kurnia dijalan raya Sekarpuro Kecamatan Pakis, Selasa (15/3) siang kemarin.
Peristiwa kecelakaan beruntun diketahui dari rekaman CCTV toko Kurnia sekitar pukul 13.40 WIB hari Selasa (15/3) siang kemarin.
Dalam peristiwa ini salah seorang pengendara motor Honda Vario nopol N-6961-EEW yang sedang membeli pulsa dan merupakan karyawan Antareja harus dilarikan ke rumah sakit Lavalet akibat mengalami sejumlah luka.
Kanit Laka Satlantas Polres Malang IPTU Sunarko Rusbiyanto membenarkan. Sebuah video rekaman CCTV juga merekam kejadian itu. Diketahui tabrakan terjadi diduga sebuah truk box hilang kendali dan oleng saat berhaluan ke kiri.
Sunarko mejelaskan peristiwa ini, semula truk box yang dikemudikan Adi Harianto 34 tahun, warga Jalan Kenongo Kecamatan Bululawang berjenis Mitsubishi dengan nomor polisi W-8060-PD, berjalan dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang, sesampainya di TKP pada jalan menikung ke kiri oleng ke kiri, bersamaan dengan itu di bahu jalan sebelah timur ada truck box mitsubishi N-8767-BH yang dikendarai Soni Haji, 34 tahun, warga Argosuko Poncokusumo
yang sedang parkir untuk menurunkan barang.
Sementara motor Honda Vario N-6961-EEW milik Andik Sanjaya warga Sumbersari Jember, dengan nopol N-6961-EEW. “Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak belakang yang berakibat pengendara sepeda motor mengalami memar pada paha kaki kiri dan dirawat di Rs. Lavalette Kota Malang,” jelas Mantan KBO Lakalantas Polres Malang pada awak media, Rabu (16/3) siang.
Selanjutnya korban dirawat jalan. Kedua box dari kedua truk mengalami kerusakan. “Diduga pengemudi Truck Box Mitsubishi W-8060-PD bergerak ke kiri menghindari sepeda moto tidak dikenal yang berjalan dari arah berlawanan akan mendahului kendaraan lain yang berjalan searah didepannya dari sebelah kanan,” tutur Sunarko.
Saat ini kendaraan telah diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk menggali keterangan saksi dan mengkaji rekaman CCTV. “Akan ditindaklanjuti melalui bukti yang ada, kendaraan sudah diamankan dan mengalami kerusakan,” tutupnya.








