Keterangan Polisi Terkait Pasangan Selingkuh Digrebek Warga Gondanglegi

Indonewsdaily.com, Malang – Terkait postingan sebuah Vidio diduga pasangan selingkuh yang digrebek dan diarak ke kantor Balai Desa Gondanglegi wetan. Peristiwa ini diunggah di gruop Komunitas Arek Gondanglegi, pihak Kepolisian angkat bicara dan memberikan kronologinya.

Aksi massa menangkap kedua orang yang diduga melakukan perzinahan ini terjadi Jumat (4/3/2022) pukul 20.30 WIB di TKP Dusun Wates RT. 39 RW. 9 Desa Gongdanglegi wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Baru pulang berduaan keduanya langsung dihadang dan diarak massa.

Berdasar rilis Pers Polres Malang dan konfirmasi wartawan ke Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono, baik pria dan wanita ini sudah berkeluarga. Saat kejadian, massa tidak menggerebek keduanya dalam kamar melainkan menghadang keduanya usai pulang beli makan sate.

Terkait hubungan asmara keduanya warga Wates pun mengetahuinya dan berulangkali mengingatkan agar tidak berbuat lagi. Sayangnya, teguran warga justru tidak dihiraukan dan memicu kekesalan massa.

Dari kontrakan, ratusan meter sang pria dan wanita diarak hingga Mapolsek Gondanglegi, akhirnya keduanya mengaku. Di hadapan polisi Polsek Gondanglegi, keduanya mengaku telah menjalin hubungan selama 3 Tahun.

Pria sebut saja Paijan alias RBJ (58) warga Jl. Hayam wuruk Desa Gondanglegi wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, masih memiliki istri. Begitu juga sebut saja Saropah alias RN (44) warga Gondanglegi wetan Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, juga masih bersuami. Walau berkeluarga, Saropah alis RN memiliki kontrakan.

Di depan polisi, Paijan alias RBJ mengaku “tidak lebih dari berduaan” hari itu. Ia mengaku hanya menjemput wanita idaman lainnya itu untuk mencari makan diwarung sate dekat stasiun Kepanjen. Tidak berduaan tapi juga mengajak anak si Saropah alias RN.

Sekitar pukul 20.30 WIB, keduanya terkejut. Di depan kontrakan sudah banyak warga. Massa sempat membawa keduanya masuk kontrakan dan menginterogasi. Bersyukur kekesalan massa tidak berbuah main hakim sendiri. Keduanya lalu dibawa menuju Mapolsek Gondanglegi.

Terpisah Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono saat dikonfirmasi awak media membenarkan terkait pengrebekan pasangan selingkuh di desa Gondanglegi wetan.

“Benar mas, kemarin malam Saya dan anggota hanya mengamankan saja dari masyarakat . Terkait kronologi sudah ditangani Unit PPA Polres Malang .” pungkas Kompol Pujiono, Sabtu (5/3) siang .

“Ya, kerumunan warga memang musti segera ditindaklanjuti pihak kepolisian.” Sambungnya.

Tindakan mengamankan dan memberi himbauan agar massa tenang, sangat penting dilakukan pihak kepolisian. Hal ini untuk menjaga situasi agar aman dan kondusif serta meminimalisir adanya aksi provokatif yang berujung kekerasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *