Konfercab XX, akankah Lahir PC PMII Kota Pasuruan?

Oleh M. Nur Khamim

Indonewsdaily.com, Pasuruan- Pandemi belum berakhir, tapi roda organisasi terus bergulir, karena pandemi hampir 2 tahun kepengurusan PC PMII Pasuruan kepemimpinan Sahabat Ainul Yaqin ini berjalan. Tapi regenerasi organisasi juga harus dilakukan, suasana Politik PMII di Pasuruan tensinya sudah mulai naik beberapa minggu ini, dimana akan ada gelaran Konferensi Cabang PMII Pasuruan pada akhir Juli ini, tinggal nunggu beberapa hari saja.

Pendaftaran calon sudah selesai dan penetapan Calon Ketua Umum PC PMII pasuruan dan Ketua Kopri PC PMII Pasuruan sudah di rilis. Per hari ini, Sabtu (24/07/2021) sudah memasuki sesi Debat kandidat. Sebanyak 3 kandidat Ketua Umum Cabang berkompetisi untuk menjadi nahkoda PC PMII Pasuruan kedepan, diantara ada sahabat Firda dari Komisariat Merdeka, sahabat Riki dari Komisariat Pancawahana dan sahabat Ilyas dari Komisariat Shalahuddin. Serta Calon Tunggal Ketua Kopri yaitu sahabat Cici dari Komisariat Ngalah.

Kita akan berfokus ke kandidat calon ketua umum karena ada 3 calon yang sama-sama mempunyai peluang untuk memenangkan Kontestasi Politik ini. Perlu di ketahui bahwasanya wilayah PC PMII Pasuruan meliputi wilayah Pemerintahan Kabupaten dan Kota Pasuruan.

Di wilayah Kota ada Komisariat Ki Hajar Dewantara, Komisariat Merdeka dan Komisariat STIT PGRI sedangkan di wilayah kabupaten ada Komisariat Shalahuddin, Komisariat Pancawahan, komisariat alyasini, komisariat ngalah dan komisariat Persiapan Wali Songo. Kalo di lihat dari jumlah suara, Komisariat Kota ada 3 dan Kabupaten ada 4, komisariat persiapan belum berhak mendapatkan Hak Suara di Konferensi Cabang.

Wacana Pemisahan PMII Pasuruan akan di bagi 2 antara PC PMII Kota Pasuruan dan PC PMII Kabupaten Pasuruan pun semakin menguat. Sudah beberapa tahun silam beberapa alumni dan kader sering melemparkan wacana pemisahan antara PMII Kota Pasuruan dan PMII kabupaten Pasuruan sudah ramai, akan tetapi itu hanya sekedar lemparan bola liar yang digunakan untuk memainkan suhu politik di momen Konferensi seperti ini.

Tapi mungkin di tahun ini berbeda. Setelah 2 periode PC PMII Pasuruan di ketuai oleh kader PMII Komisariat Ngalah yang wilayahnya di kabupaten Pasuruan secara beruntun, mungkin ini yang menjadikan dorongan lebih agar di tahun ini Kader Komisariat wilayah kota bisa memenangkannya. di lihat dari 3 calon hanya Sahabat Firda yang berasal dari Komisariat wilayah Kota Pasuruan, ini adalah modal lebih dimana 2 calon yang lain merupakan Kader Komisariat wilayah Kabupaten.

Cukup berat Sahabat Ilyas, dan Sahabat Riki bisa memperoleh suara maksimal karena suara Koalisi Kabupaten akan Terpecah, tapi Komisariat Shalahuddin mempunyai Kedekatan Emosional dengan Komisariat di wilayah Kota karena memang dulu sebelum pindah Kampus, komisariat Shalahuddin berada di Kota Pasuruan. tentunya Suara Komisariat Kota juga berpotensi Terpecah dan Peluang Sahabat Riki semakin besar. Oleh sebab itu kalau tahun ini Kader Komisariat dari Kabupaten pasuruan yang menang lagi, tentu Pemisahan PMII Kota dan PMII Kabupaten mungkin bukan wacana lagi, tapi akan di realisasikan paskah Konferensi nanti.

Kalo memang iya, Komisariat Kota yang awalnya 4 sekarang sudah ada berjumlah 3, itupun sudah memenuhi Persyaratan Pembentukan Cabang Baru, tapi 3 Komisariat ini hanya ada di 2 kampus, yang pertama Universitas Merdeka Pasuruan dan yang kedua Universitas Wira Negara – STIT PGRI Pasuruan yang kedengaran nya nantinya akan marger menjadi 1 lembaga karena 1 Yayasan. Beda dengan wilayah Kabupaten Pasuruan yang beberapa kampus belum ada Komisariat PMII nya, potensi perkembangan PMII di wilayah Kabupaten Pasuruan bisa dipastikan

Lantas apakah nantinya Kelahiran PC PMII Kota Pasuruan menjamin bisa berkembang, ketika hanya ada PMII di 2 Kampus? apa hanya motif kepentingan beberapa pihak saja dalam tanda kutip *Alumni*? ekspansi PMII ke kampus lain juga sangat sulit karena hanya ada kampus Kesehatan entah Akademi Keperawatan atau Akademi Kebidanan di kota Pasuruan yang susah untuk didirikannya Komisariat PMII Baru.

Tentu semua keputusan yang diambil oleh kader kader masa kini adalah hasil dari proses – proses yang dilaluinya. Dan semua keputusan-keputusan yang diambil adalah keputusan yang maslahat dan baik Untuk perkembangan PMII Pasuruan kedepan.

“Sejak Awal PMII didirikan hanya satu, tidak ada PMII Kabupaten Pasuruan atau PMII Kota Pasuruan yang ada PC PMII Pasuruan”
Drs. Sudarto, Pendiri Dan Ketua Umum PC PMII Pasuruan Pertama

Salam Pergerakan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *