Kota Batu, Malang – Mencuatnya nama Owner Pusat Oleh-oleh Buah Tangan Tamsil Ainnur Rizal pada bursa Bakal Calon Pemilihan Kepala Daerah (Bacakada) 2024 di Kota Batu, kembali mendapatkan respon dari tokoh Kota Batu.
Setelah beberapa tokoh Kota Batu angkat bicara, kali ini Staf Ahli Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr Nurbani Yusuf MSi memaparkan ulasan politisnya atas rumor majunya Rizal.
Dosen ilmu Sosiologi UMM itu sebelumnya mempertegas bahwa Kota Batu sedang membutuhkan sosok pembaharu dalam keberlanjutan konsep agropariwisata yang ditekankan sejak awal Kota Batu berdiri.
“Masyarakat butuh pemimpin yang sesuai dengan kondisi saat ini. Dimana wisata hari ini harus diarahkan, bahwa pertanian harus kembali diberdayakan. Intinya, masyarakat harus dikedepankan,” harapnya kepada sosok Rizal.
Kendati pengamat sosial dan politik di Kota Batu itu belum dapat mengerucutkan bakal calon yang akan fix berkompetisi, namun Nurbani memprediksi akan terjadi banyak perubahan.
“Rizal adalah anak muda visioner dan berwawasan, itu jelas ia buktikan sebagai seorang pengusaha. Maka selanjutnya ia harus bisa membangun pola komunikasi yang santun ramah dan mudah,” saran dia.
Potensi dari anak muda, disebut Nurbani menjadi harapan baru bagi Kota Batu, meski tidak harus membedakan usia dalam kategori fisik, namun mengedepankan pengabdian, hidup bersama masyarakat sarat kekeluargaan dan gotong royong.
“Saya berharap Rizal dalam cita-citanyamemimpin Kota Batu mendatang harus berpikir anti mainstream, bebas dari pikiran jenuh dan mandiri. Dengan begitu, Rizal akan inovatif dan kreatif,” tandasnya.
Nurbani lantas berharap Rizal harus mulai memahami geopolitik Kota Batu, membangun berdasar kebutuhan masyarakat, bukan keinginan pemerintahan.
Anak muda visioner berwawasan menjadi harapan meski tidak harus membedakan usia dalam kategori fisik tapi mengedepankan pengabdian hidup bersama masyarakat batu yang penuh kekeluargaan dan gotong royong<span;> (windu)










