indonewsdaily.com, Malang- Selain perbaikan jalan Dinas PU Bina Marga terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, ini dilakukan dalam menangani dengan cepat jalan yang berlubang atau rusak, selain itu juga pemasangan PJU (penerangan jalan umum) di jalus ruas jalan lintas desa serta kecamatan di kabupaten Malang
Tidak hanya dilokasi lintas desa dan kecamatan namun juga akses jalan menuju lokasi tempat-tempat pariwisata yang tersebar di kabupaten Malang.
Hal tersebut dilakukan secara periodik dan berkala dengan prioritas konsentrasi jalan yang harus diperbaiki, seperti yang disampaikan oleh Sekretaris DPUBM Kabupaten Malang, Fendi Sujatmiko pihaknya berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malang.
“Penanganan rehab jalan tidak hanya disekitar akses menuju lokasi pariwisata, wilayah perbatasan dan koridor- koridor utama, namun juga dipusat-pusat kegiatan dan pelayanan masyarakat karena kalau jalannya mulus kan pengguna jalan jadi nyaman dalam mengendarai kendaraannya,” ungkapnya (11/5/2024)
Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur lintas antar desa dan kecamatan yang menuju tempat-tempat wisata di kawasan Kabupaten Malang ini adalah sangat penting mengingat pengunjung ke tempat wisata kian hari semakin meningkat, ini menggerakkan DPUBM untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan agar semakin nyaman dalam berwisata.
Salah satunya di wilayah Malang selatan, seperti di Jembatan Pelangi Desa Srigonco Kecamatan Bantur, yang telah dilakukan pemasangan PJU oleh Dinas PU Bina Marga.
Hal itu dilaksanakan, setelah jalur itu dilakukan perbaikan baik itu peningkatan jalan serta pelebaran jalan, jalur tersebut dinilai perlu dilakukan pemasangan PJU dikarenakan medan yang dilewati selain jalan berliku naik turun juga berbelok-belok.
Sebelumnya, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma beberapa waktu lalu juga mengatakan bahwa DPUBM Kabupaten Malang berupaya untuk meningkatkan status ruas jalan Gondanglegi-Balekambang menjadi jalan nasional.
“Kita tidak hanya ingin asal upgrade (jalan desa) menjadi jalan kabupaten. Tapi kita harus tahu kemampuan anggaran kita, kalau kita upgrade semua, mampu atau tidak anggaran kita, kan yang penting itu dulu,” jelasnya.
Khairul juga menyampaikan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Malang meningkatkan status dari jalan desa ke jalan kabupaten yang tidak disertai kemampuan anggaran yang mumpuni, akan menjadi beban Pemerintah kabupaten Malang.
“Jalan tidak tertangani malah menjadi rusak jalannya, itu harus dihitung, mana yang di upgrade ke provinsi, mana upgrade ke Nasional, dikurangi itu, baru anggarannya berapa yang dapat bantuan pusat dan segala macam, baru bisa kita naikkan (statusnya) dari bawah (jalan desa) menjadi jalan kabupaten,” pungkasnya (windu)









