Indonewsdaily.com, Kab Malang — Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 secara resmi dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa. Dengan mengambil tempat di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu malam (28/6/2025).
Acara yang berlangsung meriah ini menandai dimulainya ajang olahraga bergengsi terbesar di Jawa Timur. Sekaligus menjadi momentum besar yang diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang dan menjadi yang terbesar di Indonesia.
Menurut Bupati Malang HM Sanusi, yang dihubungi pada Minggu (29/6), gelaran kali ini melibatkan tiga daerah sebagai tuan rumah. Yakni Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. Ia menyampaikan, kepercayaan ini merupakan peluang emas bagi para atlet di Kabupaten Malang yang dikenal sebagai gudang atlet berbakat.
“Tidak hanya berkontribusi di tingkat daerah. Atlet asal Malang bahkan sering menorehkan prestasi di tingkat nasional dan ASEAN, membawa nama harum Kabupaten Malang di kancah internasional,” ungkap Sanusi.
Bupati Malang juga mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Gubernur Jawa Timur yang memberikan kepercayaan kepada Malang Raya sebagai tuan rumah. Ia menambahkan, gelaran ini turut memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama di sektor UMKM.
Ia memperkirakan, sekitar 22 ribu peserta dari 38 daerah di Jatim sudah mengirimkan kontingennya. Sehingga terjadi peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar venue pertandingan.
“Selama pelaksanaan Porprov, penjualan pelaku UMKM mengalami peningkatan signifikan,” ujar Sanusi.
Ia menyebutkan bahwa Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian Perdagangan setempat aktif melibatkan pelaku usaha kecil lokal. Dengan membuka stan dan promosi produk, mulai dari kerajinan tangan hingga produk makanan khas daerah. Perputaran uang di Kabupaten Malang pun meningkat, berimbas pada tingkat hunian hotel, tempat wisata, restoran, hingga toko merchandise yang laris manis.
Salah satu pelaku UMKM, Ali Supandri pengelola Warung Tani di Dau, mengonfirmasi bahwa penyelenggaraan Porprov memberi dampak positif terhadap usaha kulinernya. Ia menyebutkan, selama seminggu terakhir, jumlah pengunjung mengalami kenaikan hingga 30 persen.
“Biasanya sepi hari kerja, tapi selama Porprov, warung kami ramai pengunjung. Sayangnya, hari Minggu ini sedikit menurun karena kemacetan kegiatan karnaval,” katanya.
Gelaran Porprov IX Jawa Timur 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan prestasi olahraga, tetapi juga memberi manfaat besar bagi perekonomian masyarakat Malang.
Dari peningkatan pendapatan UMKM, tingginya hunian hotel, hingga promosi produk lokal. Semua menunjukkan bahwa event ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Malang sebagai pusat olahraga dan pariwisata di Jawa Timur (die).









