Indonewsdaily.com, Kota Batu – Founder Sekolah SMA Pradita Dirgantara (PD) Boyolali Jawa Tengah Ny Nanny Hadi Tjahjanto Istri Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Dr.Hadi Tjahjanto SIP, bersama rombongan berkunjung ke Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. Jumat,(4/3).
Ny Nanny Hadi Tjahjanto saat berada di SPI kota Batu menjelaskan kunjungan ke Sekolah Selamat Pagi ( SPI ) tersebut dalam rangka berguru atau nganggsu kaweruh (Mencari Ilmu).
“Tujuan kita sama yaitu, mencerdaskan generasi penerus Bangsa dan kita siapkan Sumber Daya Manusia ( SDM) melalui generasi penerus ini untuk menyongsong Indonesia emas dan indonesia masa depan yang tumbuh dan selalu berkembang ini,” ucapnya.
Dari sini pihaknya melihat SMA PD di Jateng dengan sekolah SPI memiliki kesamaan program.
“Saya lihat SPI lebih dulu berdiri pada tahun 2007.Tentu pengalaman dalam bidang life skill, dan segalanya akan lebih dulu mengerti karena lebih dulu makan garam seperti pribahasa nenek – nenek,” jelasnya.
Pihaknya mengaku tujuan datang ke SPI untuk berguru atau ngangsu kawruh, karena punya konsep sama.
“Kebetulan pas sama – sama merekrut siswa seluruh Indonesia untuk dijadikan anak didik agar menjadi anak – anak pintar, dan ber biasiswa sama persis, walaupun berbeda dalam perekrutannya. Sedangkan, kalau kami perekrutannya bebas untuk masyarakat umum dengan kriteria – kriteria khusus,” ujarnya.
Disisi lain, Ketua Panitia Penerima Peserta Didik Baru ( PPDB) 2 Sekolah SMA PD, Ayip Purwanto menjelaskan bahwa pelaksanakan PPBD di mulai pada bulan Januari.
“Disini banyak yang kita persyaratkan. Karena kita memcari calon – calon pemimpin bangsa untuk seluruh Indonesia , dan kita dibantu oleh seluruh Lanut sebanyak 44 yang ada di seluruh Indonesia,” paparnya.
Dalam proses PPDB untuk mencari calon putra – putri terbaik dari seluruh wilayah Indonesia tersebut mengutamakan persyaratan nilai.
“Adapun dengan persyaratannya, para siswa harus memiliki nilai IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika itu rata – tata 90. Kemudian untuk Aqiu diatas 115, dan ini adalah persyaratan yang memang harus dipenuhi,” tegasnya.
Hal ini diterapkan karena SPI memang benar – benar ingin mencari calon putra – putri pemimpin bangsa terbaik.
“Jadi kita merekrut dari lulusan – lulusan Sekolah Menengah Pertama ( SMA) seperti Sekolah SMA Aditia yang sudah berdiri di Boyolali Jawa Tengah yang berdiri sejak tahun 2018 silam. Syukur Alhamdulilah pada angkatan pertama kita, 100 persen terserap diseluruh perguruan tinggi,” bebernya.
Lebih lanjut, terkait siswa -siswi yang lulusan terbaik, sudah banyak yang keluar negeri, dan di kedinasan seperti, TNI/Polri.
“Juga ada yang masuk di Taruna AU, kemudian ada 2 orang di Tarura AL, dan 1 siswa masuk ke Polisi. Setiap angkatan, kita merekrut sejumlah 150 siswa. Saat ini, siswa seluruhnya berjumlah 446 orang yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia,” sambung Ayip.
Kepala SPI Kota Batu, Risna Amalia mengaku bangga atas kunjungan dari Founder Sekolah SMA Pradita Dirgantara ( PD ) Boyolali Jawa Tengah Ny Nanny Hadi Tjahjanto Istri Mantan Panglima TNI Marsekal ( Purn) Dr.Hadi Tjahjanto SIP, bersama rombongan di SPI Batu.
“Hari ini suatu kebanggaan buat kami karena telah menerima keluarga besar dari SMA Pradita Dirgantara yang mana Founder dari sekolah itu adalah, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto istri mantan Panglima TNI Marsekal,Purn Bapak Hadi Tjahjanto,” kata Risna bangga.
Dimana, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto ini telah mendirikan sebuah sekolah yang besar dan berkualitas di Jateng yang saat ini sedang menjalin kerjasama dengan SPI Kota Batu.
Dikatakan,” Sekolah SPI yang berdiri pada tahun 2007 hingga 2022 ini telah memiliki satu program, selain Akademis adalah pembekalan life skill dan interpreneur,” ungkapnya.
Dengan demikian, kerjasama dibidang ini pihaknya akan menindaklanjuti untuk bisa berkolaborasi meningkatkan mutu disetiap institusi masing – masing. Yang terpenting tujuanya untuk mencerdaskan putra-putri bangsa.(Her)









