Sosialisasikan Pilkada Serentak 2024 ke Sekolah, KPU Kab. Mojokerto Tekankan Azas Luber Jurdil

 

Foto: Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori memberikan materi dihadapan ratusan siswa.

Indonewsdaily.com, Mojokerto – Ratusan pemilih pemula di SMK PGRI Sooko Kabupaten Mojokerto terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Pilkada serentak 2024 yang menyasar segmen pemilih pemula yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Rabu (31/7/2024).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024. Terlihat, para siswa yang hadir bertanya terkait kepemiluan dan mereka mampu menjawab beberapa pertanyaan usai materi yang diberikan oleh komisioner KPU Mojokerto.

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menentukan masa depan daerah mereka. Ia juga menekankan tentang azas pemilu yakni Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber jurdil).

“Pemilih pemula memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif. Oleh karena itu, kami ingin memastikan mereka memahami proses pemilihan dan pentingnya menggunakan hak pilih mereka dengan bijak,” ujarnya.

Selain pemaparan materi, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang memungkinkan para siswa untuk mengajukan pertanyaan seputar Pilkada. KPU Kabupaten Mojokerto juga memberikan edukasi mengenai bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas dalam proses pemilihan.

“Total pemilih dalam DPT Pemilu 2024 kemarin sebanyak 845,926 pemilih. Dari angka itu, 60 persen diantaranya merupakan pemilih pemula dari Gen Z dan milenial, itulah mengapa sosialisasi ini sangat penting,” jelas Muslim.

KPU Kabupaten Mojokerto berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, tingkat partisipasi pemilih pemula dapat meningkat dan mencapai target partisipasi sebesar 90 persen.

“Kami optimis dengan pendekatan yang lebih dekat dan interaktif seperti ini, pemilih pemula akan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *