Indonewsdaily.com, Malang – Mendekati Lebaran kurang beberapa hari, aksi pencurian semakin marak. Masyarakat tentunya lebih waspada untuk menjaga harta bendanya, termasuk burung peliharaan yang digantang diteras rumah. Apabila ditinggal keluar rumah untuk sementara dimasukkan ke dalam rumah.
Jangan sampai, membuat para pelaku kejahatan dapat melakukan aksinya dengan sangat mudah. Seperti yang terjadi, Kamis (21/4) siang di runah Hendra (44) warga Dusun Watudakon RT. 06 RW. 06 Gang Manggis Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Hendra harus kehilangan satu ekor burung Jalak Koci atau Kacer yang digantang diteras rumahnya dan mengalami kerugian sebesar 300 ribu rupiah . Namun peristiwa ini tidak dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Menurut Endah (38) tahun istri Hendra saat wartawan Indonewsdaily com mendatangi kerumahnya dan menceritakan terkait burung milik suaminya yang hilang diambil dua orang pelaku.
“Saya saat itu didalam rumah dan tidak tahu kalau ada dua orang pelaku yang mengambil burung Kacer milik suaminya, taunya habis magrib setelah suami saya menceritakannya.” ucap Endah pada Indonewsdaily.com, Jumat (22/4) malam.
Ditambahkan Endah, saat itu dua orang pelaku yang mengendarai Honda Vario tapi nopolnya ngak jelas sedang masuk ke dalam gang yang cukup sepi itu. Yang membonceng mengenakan jumper warna coklat, tanpa helm namun bertopi.
“Saya lihat rekaman CCTV bersama suami di runah pak Rudi depan rumah saya, dan melihat pelaku salah satu memakai jaket warna hitam saat mengambil burung Kacer sekitar pukul 12.51 WIB.” Imbuhnya.
Dalam peristiwa ini, pemilik burung (Hendra) yang pekerjaannya jual beli burung tidak melaporkan ke pihak kepolisian setempat.
“Sama suami saya tidak dilaporkan ke pihak polisi dan berharap pada masyarakat agar berhati hati untuk menjaga hewan peliharaanya biar tidak terulang seperti dirinya.” pungkas Endah.








