indonewsdaily.com, Malang – Pemerintah Kota Malang melepas pemberangkatan calon jamaah haji dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang di Masjid Baiturrohim, Balai Kota Malang, Senin (20/4/2026).
Sebanyak 36 ASN mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini setelah menunggu antrean hingga 13 sampai 14 tahun.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah menanti cukup lama.
Ia berharap para calon jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
“Ini ada 36 ASN yang berangkat dan sebagian besar sudah menunggu sekitar 13 sampai 14 tahun. Tentu kami ikut bersyukur dan mengapresiasi kesempatan yang akhirnya mereka peroleh,” ujar Wahyu.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu berpesan agar para calon jamaah menjaga nama baik Kota Malang selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, para ASN bukan hanya mewakili diri sendiri dan keluarga, tetapi juga membawa identitas daerah.
“Jaga sikap, jaga perilaku, karena panjenengan semua adalah wajah dari Kota Malang,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup padat. Para jamaah diminta fokus beribadah dan tidak perlu memikirkan pekerjaan di kantor selama menjalankan ibadah.
“Fokuskan ibadah saja, urusan pekerjaan biar diselesaikan di sini. Yang terpenting kesehatan dijaga dan ikuti seluruh aturan serta arahan dari pembimbing,” tegasnya.
Wahyu berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Kota Malang dengan membawa pengalaman spiritual yang baik, serta menjadi teladan bagi rekan kerja maupun masyarakat sekitar.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendro Martono, memastikan keberangkatan puluhan ASN tersebut tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan.
Ia menjelaskan, para calon jamaah yang berangkat seluruhnya merupakan staf dan pejabat fungsional dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tanpa melibatkan pejabat struktural.
“Tidak ada pejabat struktural yang berangkat, baik dari level eselon II maupun kepala bidang. Seluruhnya staf dan pejabat fungsional lintas OPD, sehingga tidak mengganggu jalannya pemerintahan,” jelas Hendro.
Menurutnya, tugas-tugas pelayanan publik dan administrasi di lingkungan Pemkot Malang tetap berjalan normal selama para ASN menunaikan ibadah haji.
Pelepasan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa bersama agar seluruh calon jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan hingga kembali ke tanah air.(win).















