Dalam Orasi Politiknya, Zulhas : Jangan Terjebak Pada Politik Identitas

Indonewsdaily.com, Malang –  Jelang Pemilu 2024 Partai Amanat Nasional (PAN) mulai memanaskan mesin partai dengan mengumpulkan semua bacaleg (bakal calon legislatif) mulai dari DPRD Tk II, DPRD Tk I serta DPR-RI di salah satu hotel berbintang yang ada dikota Malang, pada Jum’at (28/10/2022).

Dalam orasi politiknya , Ketua umum PAN Zulkifli Hasan Mengungkapkan  jika  untuk saat ini waktu sudah tidak banyak, dan tidak terasa pemilu sudah tinggal setahun lagi ,Karena itu diperlukan sebuah gerakan serta ikhtiar extra untuk mewujudkan kemenangan PAN di Jawa timur.

” Jadi kalau sebelumnya  gerakan di Malang Raya ini biasa-biasa saja mulai hari ini harus luar biasa, kalau kecepatan kemarin 100 sekarang harus 300 km per jam karena satu tahun  bukan waktu yang lama,” pungkas politisi asal Lampung ini.

Lebih lanjut Zulhas mengungkapkan, jika  memang dalam hasil survei yang di lakukan oleh lembaga survei suara PAN masih berada pada kisaran 3 sampai 4 persen dalam skala nasional, Namun hal itu harus menjadi pemicu bagi PAN untuk lebih bekerja keras.

“Jadi untuk mendukung hal tersebut (pemenangan PAN di jatim.red) di perlukan berbagai sarana untuk lebih membumikan PAN di Jawa Timur baik melalui media menstrim (cetak, online da elektronik), termasuk dengan memanfaatkan media sosial yang ada, itu harus di jalankan oleh semua caleg dari PAN, baik itu DPRD Tk I, DPRD Tk II ataupun DPR RI,” lanjutnya.

Selanjutnya mantan ketua MPR RI ini mengungkapkan jika jangan sampai kader PAN terjebak dalam politik identitas yang mulai merebak jelang pemilu 2024  yang akan datang.

“Jadi kader PAN jangan terjebak serang menyerang dalam  pertengkaran terkait ” kampret ” dan ” kadrun”, melainkan harus lebih konstruktif kita harus bisa menawarkan ide-ide sebagai solusi bagaimana memakmurkan petani, pedagang dan tumbuhnya UMKM sebagai penopang agar kita lebih berdaulat dalam bidang pangan,” pungkasnya. (*/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *