Indonewsdaily.com, Mojokerto — Jelang arus mudik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto mulai ancang-ancang menggodok skema pengamanan arus mudik dan balik tahun 2025 ini. Posko pemantau arus mudik akan ditempatkan di titik-titik rawan kepadatan dan macet. Meski, ditengah efesiensi anggaran Dishub akan tetap memberikan pelayanan maksimal agar pemudik bisa berjalan lancar.
“Kita belum rapat dengan Polresta (Mojokerto). Semoga jumlah pos kita tidak jauh-jauh dari dulu karena efisiensi anggaran, ” Cetus Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo,.

Pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah pos pengamanan Lebaran tersebar di banyak tempat. Seperti Terminal Kertojoyo, perempatan Sekarputih, pasar Tanjung, depan stasiun kereta api, dan depan swalayan bentar. Ini belum ditambah 3 pos pantau yang ada di simpang Keboan, depan toko Flores, dan pertigaan Jl.KH.Usman-jl.Prajuritkulon, serta 4 pos polisi tetap yang ada di alun-alun, sekatan rel kereta api By Pass Kedungsari, jalan Benteng Pancasila, dan perempatan Gatoel.
Meski demikian, Dishub akan menyiapkan peralatan yang ada. Yakni Area Traffic Control Sistem (ATCS) untuk mengurai penumpukan arus lalu lintas. Keberadaan ATCS ini akan makin maksimal dengan kehadiran 15 taruna Politeknik Transportasi Darat yang tengah magang.
Traffic light itu dikendalikan dari ruang alat pemberi isyarat lalu lintas Dishub mengendalikan 21 titik yang terdiri dari 12 simpang dan 9 titik simpang dan ruas jalan dengan kamera pantau.
Lebih jauh Kadishub menerangkan pihaknya akan menempatkan petugas pada pos terpadu. Hal ini untuk melakukan pengaturan lalu lintas apabila pengendalian melalui ATCS sudah tidak dapat mengakomodir peningkatan volume lalu lintas. Caranya yakni dengan melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada beberapa titik konflik untuk menghindari antrian kendaraan.
Berikutnya adalah melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada beberapa titik konflik untuk menghindari antrian kendaraan.
Arus mudik tahun 2024 lalu, pihak Dishub memberlakukan penerapan jalur dalam kota, arus lalulintas dari Surabaya ke arah Jombang dilewatkan melalui Jl. By Pass. Mertex – JI By Pass Sekarputih belok Kanan Jl. Empunala – Belok kiri Jl. Gajahmada – Jl. Pahlawan belok kanan JI. R. Wijaya JI. Mojopahit Selatan Simp. 3 Penarip belok Kiri – JI. RA Basuni, Sooko keluar di Simp. 3 Jampirogo, Sooko lurus kearah Jombang.
Dari Jombang ke arah Surabaya, kendaraan dari barat dimasukkan melalui Simp. 3 Jampirogo, Sooko (lurus) JI. RA. Basuni, Sooko Simp. 4 TL DPRD Kab. Mojokerto Sooko (lurus) – Simp. 3 Penarip – Jl. Brawijaya – Simpang 4 Tribuana Tunggal Dewi – Simpang 4 Abah Yat – Simpang 4 Prapanca Belok ke kanan Jl. Kartini Jl. Taman Siswa Barat & Timur Belok – Belok ke kiri Jl. Gajah Mada – Jembatan Gajah Mada Belok kanan Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto) – Belok ke kanan – Simpang 3 Mlirip (Rolak 3) – keluar di Simp. Tarik, Sidoarjo (belok kiri) Surabaya.
Opsi lain dari Surabaya ke arah Jombang, semua kendaraan dari arah Surabaya Kendaraan dari arah Surabaya (timur) di belokkan ke Simp. 3 Tarik, Sidoarjo (Belok Kanan) – Belok Kekiri Simpang 3 Mlirip (Rolak 3) – Jalan Raya Mlirip (Ajinomoto) – Jl. Raya Lespadangan – Jl. Raya Jl. Raya Gedeg (Belok Kekiri) JI. Ry. PG Gempol Kerep menuju Tapen Ploso Jombang;
Jombang ke arah Surabaya, kendaraan dari Jombang dimasukkan melalui Simp. 3 Pasar Brangkal (Kedung Maling) Jl. Sambiroto Jl. Surodinawan belok kanan Jl. Tribuana Tungga Dewi Jl. Brawijaya Jl. Hayam Wuruk JI. Mayjen Sungkono Belok Kanan Jl. Jati Kulon – Belok Kiri Jl. Raya Ijen – Simp. 4 Mertex Kab Mojokerto.








