Indonewsdaily.com, Malang – Seorang wanita paruh baya asal dusun Watudakon gang Durian Desa Kendalpayak Kecamatan Pakisaji, sekitar pukul 06.25 WIB dikabarkan meregang nyawa pasca terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Segaran, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Rabu (11/5/22) pagi.
Korban yang diketahui selaku Dosen di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) dan bernama Dr. Eng. Evi Kurniati, STP., MT. Korban yang berusia 46 tahun itu mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sesuai KTP, warga Jalan Sengguruh RT. 12 RW. 02 Kecamatan Kepanjen itu.
Sedangkan anaknya yang dibonceng Honda Vario nopol N-5069-ABM hanya mengalami luka ringan (lecet).
Peristiwa kecelakaan yang melibatkan tiga unit sepeda montor disamping satu meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Ketiga korban yang mengalami luka luka yaitu Priyo Arhandi (46), warga Jalan Lowokdoro II, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dia pengendara motor Honda Grand N-5321-ACA.
Lalu, Imam Hanaf (28), warga Dusun Watudakon, Gang Apukat, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dia pengendara motor Honda Beat N-4773-HNI.
Dan, Bunga Oktavia (15), warga Jalan Lowokdoro II, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dia yang dibonceng motor Honda Grand.
“Untuk ketiga korban hanya mengalami luka lecet ringan tidak sampai dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban meninggal dunia langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kanjuruhan Kepanjen,” jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang Iptu Sunarko.
Kronologisnya, bermula dari motor Honda Vario yang dikendarai Evi Kurniati, melaju dari selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Sampai di lokasi berniat mendahului kendaraan R4 tak dikenal.
Ketika menyalip motor terlalu berhaluan ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju motor Honda Grand. Karena jarak cukup dekat akhirnya terjadi serempetan.
Setelah itu motor kembali terlibat tabrakan dengan Honda Beat yang melaju dari Utara. Akibat tabrakan itu, tubuh korban Evi terpental dan terbentur median jalan. Akibat benturan di kepala, Evi meregang nyawa.
“Ketiga kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti. Sedangkan untuk kasusnya masih proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi,” terang Narko sapaan akrab Iptu Sunarko.













