Foto: Tengku Ramadhani dan Zarina membacakan puisi dalam peringatan Bulan Bahasa 2024 di SMPN 3 Mojokerto
Indonewsdaily.com, Mojokerto — Gerakan literasi di SMP Negeri 3 Mojokerto semakin menunjukkan hasil nyata. Melalui aplikasi Getar Tribuana, semangat membaca dan menulis siswa berhasil terpacu, puncaknya terlihat pada peringatan Bulan Bahasa tahun 2024 lalu yang berlangsung meriah dan penuh kualitas, menampilkan berbagai karya gemilang dari para peserta didik.
Getar Tribuana, sebuah aplikasi yang dikembangkan secara internal oleh SMP Negeri 3 Mojokerto, menjadi tulang punggung dalam upaya peningkatan minat baca dan kemampuan menulis siswa. Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk mengakses berbagai bahan bacaan, mengunggah hasil karya tulis mereka, serta mendapatkan umpan balik langsung dari guru dan sesama teman.
Fitur-fitur interaktif di dalamnya juga dirancang untuk membuat proses belajar literasi menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton.
“Aplikasi Getar Tribuana ini bukan hanya sekadar platform, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk berekspresi dan berinovasi,” ujar Kepala SMP Negeri 3 Mojokerto, Siti Aminah, saat ditemui di ruang kerjanya.
“Kami melihat peningkatan signifikan dalam jumlah karya yang dihasilkan siswa, baik itu cerpen, puisi, esai, maupun resensi buku. Kualitasnya pun semakin baik dari waktu ke waktu.”imbuhnya.
Puncak keberhasilan gerakan literasi ini terwujud pada peringatan Bulan Bahasa 2024. Acara yang diselenggarakan secara apik tersebut menampilkan pameran karya siswa yang beragam, mulai dari buku antologi puisi, kumpulan cerpen, hingga majalah dinding digital. Selain itu, digelar pula lomba mendongeng, baca puisi, dan menulis esai yang diikuti antusias oleh seluruh siswa. Juri dari kalangan sastrawan lokal dan pegiat literasi turut dihadirkan untuk memberikan penilaian objektif.
“Saya senang sekali bisa memamerkan puisi saya di acara Bulan Bahasa kemarin. Rasanya bangga sekali melihat karya saya diapresiasi,” tutur Bima, salah satu siswa kelas VIII yang karyanya dipamerkan. “Getar Tribuana membantu saya menemukan banyak ide dan tempat untuk melatih kemampuan menulis.”katanya.
Inovasi literasi melalui Getar Tribuana ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengembangkan minat baca dan tulis di kalangan pelajar. Dengan semakin kuatnya fondasi literasi, SMP Negeri 3 Mojokerto optimis akan lahir generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.













