Indonewsdaily.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang terus melakukan inovasi. Program terobosan tersebut dinamai Collector Agen Kanjuruhan Pay (Cak Pay), yakni layanan digital berbasis pemberdayaan masyarakat. Dengan mengubah sistem pembayaran tagihan air menjadi 100 % non-tunai.
Seperti yang dijelaskan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi. Bahwa inisiatif ini, merupakan komitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan berbasis digital. Meski saat ini telah tersedia kanal-kanal pembayaran digital seperti virtual account, ATM, dan e-wallet.
“Namun budaya pembayaran secara tunai masih sangat kuat di kalangan pelanggan. Jumlahnya mencapai 50 % pelanggan masih membayar langsung ke loket atau menunggu kolektor datang ke rumah,” ungkap Syamsul Hadi.
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang ini menyampaikan hal tersebut pada Selasa (15/7/2025). Ia menguaraikan, sistem tunai tersebut menimbulkan berbagai tantangan seperti biaya operasional tinggi. Serta risiko pengelolaan uang tunai, hingga keterlambatan pelaporan.
Transformasi ini belum dilaksanakan secara penuh, tetapi mulai disiapkan dari sekarang. Salah satu kuncinya dengan membentuk jaringan pembayaran non tunai berbasis komunitas yang disebut Cak Pay. Dimana nantinya ada mitra resmi yang akan membantu pelanggan membayar tagihan menggunakan aplikasi Griya Bayar.
“Mitra ini akan dapat fee resmi dari perusahaan. Mereka bertugas sebagai penghubung antara pelanggan dan sistem pembayaran Online,” ucap Syamsul.
Sistem kemitraan ini terbuka untuk masyarakat umum maupun kolektor lama. Siapapun dapat mendaftarkan diri menjadi calon mitra Cak Pay melalui Kantor Unit Pelayanan Perumda Tirta Kanjuruhan terdekat.
Dengan begitu transformasi ini bukan hanya soal digitalisasi, namun juga tentang memberdayakan masyarakat dan mempercepat pelayanan.
Dirut Tirta Kanjuruhan ini juga menyampaikan, Program Cak Pay ini akan menjadi ujung tombak pelayanan yang lebih bersih dan modern. Dengan syarat pendaftaran cukup menunjukkan KTP, nomor HP aktif, dan siap mengikuti pelatihan.
Syamsul sebelum menutup perbincangan berharap, partisipasi warga Kabupaten Malang menyukseskan program Cak Pay ini menjadi bagian dari perubahan besar pada pelayanan air bersih.
“Inovasi sistem pembayaran ini untuk memudahkan masyarakat Kabupaten Malang mendapat pelayanan terkait kebutuhan air bersih,” pungkasnya.(die)













