Indonewsdaily.com, Malang – Awal libur di tahun baru seorang remaja pria berusia 17 tahun ditemukan tenggelam didasar Embung Cempaka yang terletak di RT.07 RwW. 01 Dusun Krajan, Desa Sumber Pasir, Kecamatan Pakis, Malang, Sabtu (1/1/2022) siang tadi.
Remaja yang belum diketahui identitasnya datang ke lokasi Wisata Embung Cempaka bersama dua temannya.
“Sekitar pukul 12.30 WIB terdengar suara minta tolong diduga dari suara dua temannya kalau temannya kondisi tenggelam.” ucap Yuli Agustin pengunjung Embung Cempaka saat dilokasi.
Ditambahkan Yuli, Disaat teman-temannya minta tolong, suami saya melihat remaja ini sudah tenggelam didasar Embung Cempaka.
“Suami saya bersama tiga orang pengunjung lainnya langsung menyelam dan mengangkat tubuh tremaja ini. Tadi kira sudah meninggal terus ditekan-tekan bagian dadanya beberapa kali, remaja ini langsung bernafas lagi sambil dari mulutnya keluar air campur darah.” imbuhnya.
Selanjutnya remaja ini langsung dilarikan ke Puskesmas Pakis untuk mendapatkan perawatan pertama. Karena kondisinya tak memungkinkan langsung dirujuk ke IGD RSSA Kota Malang.
Belum ada statement resmi dari polisi. Anggota Polsek Pakis yang menangani peristiwa itu masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kapolsek Pakis, AKP M. Lutfi juga belum memberikan keterangan kepada wartawan
Tenggelamnya remaja berusia sekitar 17 tahun itu, juga jadi perbincangan di grup komunitas Facebook Malang. Ada saksi yang ikut menolong korban saat tenggelam dan ditemukan di dasar embung.
“Mungkin nggak bisa berenang. Hanya bannya saja yang terlihat. Anaknya sudah di dasar embung. Ada yang tahu dan menyelam sampai menemukan korban. Sempat dikira meninggal tapi ternyata saat dipompa dadanya, keluar air,” komen salah satu netizen.
Saat tubuh korban dimiringkan, keluar darah dari mulutnya. “Mungkin paru – parunya sudah kemasukan air,” lanjut netizen yang bernama Dewi ini.
“Semoga ada pembelajaran dari kejadian ini, harus ada penjaga dikolam dewasa,,karena sudah ada kejadian,,karena cempaka kolam tujuan wisata yg sudah terkenal dan murah meriah tapi harus diimbangi dengan keselamatan pengunjung..” tutupnya.













