indonewsdaily.com, Malang- Posyandu Remaja adalah sebuah program kesehatan yang ditujukan untuk remaja berusia 10-19 tahun. Program ini dilaksanakan di Posyandu Mawar Jalan Jakarta dalam RT1,RW 7 Kelurahan Penanggingan Kecamatan Klojen kota Malang (25/1/2025)
Posyandu Remaja adalah meliputi anak -remaja Usia 10- 18 Tahun disamping kegiatan rutin yakni posyandu yang menangani bayi, balita, remaja, lansia, ibu hamil, ibu nifas
Sedangkan Manfaat Posyandu Remaja adalah, Meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya kesehatan, Meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan, pola makan dan hidup sehat.
Kegiatan Posyandu Remaja meliputi, Pendidikan kesehatan, Konseling kesehatan, Pemeriksaan kesehatan, Penyuluhan tentang kesehatan remaja, Aktivitas olahraga dan kesehatan.
Dikatakan ketua Posyandu RW 7 Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen Farida bahwa “Posyandu Remaja” adalah perdana atau baru dilaksanakan di wilayahnya.
“Sebenere itu sudah programnya posyandu yang mana pesertanya terdiri dari Balita, Remaja, khususnya, namun untuk Lansia tetap juga di laksanakan seperti biasanya, program ini yang sudah jalan ada di RW 5, kegiatan ini meliputi cek kesehatan, BB, TB, Lila, LP, tensi, serta edukasi dalam membantu mencegah masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja sekarang” ujarnya (25/1/2025).
Lebih lanjut Farida menambahkan bahwa saat ini program ILP (Integrasi Layanan Primer) posyandu melayani semua peserta mulai dari semua siklus kehidupan harus dilaksanakan secara menyeluruh.
” Integrasi Layanan Primer (ILP) ini adalah suatu konsep yang digunakan dalam sistem kesehatan untuk mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan primer yang ada di suatu wilayah dengan tujuan adalah untuk meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan efisiensi layanan kesehatan primer, serta untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara berbagai penyedia layanan kesehatan,” tambahnya.
Di dalam Posyandu Remaja ini ada titik fokus salah satunya adalah Pentingnya pengetahuan gaya hidup sehat dan pola makan
“Disini kami memberikan pengetahuan kepada peserta terkait pola makan yang sehat, serta gaya hidup anak sekarang ini yang cenderung kurang memahami akan kesehatan serta pola makan dan siklus aktifitasnya,” katanya.
Pelaksanaan Posyandu Remaja dapat dilaksanakan di berbagai tempat, seperti, Sekolah, Puskesmas, Klinik kesehatan, Komunitas remaja dapat melibatkan berbagai pihak, seperti, Petugas kesehatan, Guru, Orang tua, Remaja itu sendiri.
Selanjutnya Ida panggilan akrabnya menjelaskan berbagai unsur yang terlibat dalam program kesehatan di Posyandu Remaja.
“ILP biasanya melibatkan integrasi berbagai layanan kesehatan primer, seperti, Puskesmas, Klinik kesehatan, Praktik dokter, Layanan kesehatan masyarakat, Layanan kesehatan tradisional,” terangnya.
Adapun kader Posyandu Mawar terdiri dari dibidang lansia dan balita adalah Lilik dan Anik, sedangkan untuk Balita yang menangani adalah Urik, Nia, Wahyu.komitmen penting didalam pelayanan kesehatan mereka oegang teguh.
Kembali ke ILP dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti, Integrasi vertikal: integrasi antara layanan kesehatan primer dan layanan kesehatan sekunder atau tersier, Integrasi horizontal: integrasi antara layanan kesehatan primer yang berbeda-beda, Integrasi fungsi: integrasi antara berbagai fungsi layanan kesehatan primer, seperti pelayanan medis, pelayanan keperawatan, dan pelayanan administrasi.
“Kan di RW7 ini belum pernah ada,
karena sekarang program ILP jadi harus dilaksanakan, semua siklus kehidupan
Bayi, balita, remaja, lansia, ibu hamil, ibu nifas. Hari ini ada 21 anak yang hadir, ini awal yang bagus, semoga saja nanti tiap bulaan bisa bertambah pesertanya, sedangkan untuk penanganan buat bapak-bapak yang belum berjalaan,” pungkas Farida (win)














