Foto: Rapat koordinasi
Pemantauan dan evaluasi hasil coklit minggu kedua serta persiapan penyusunan dftar pemilih sementara (DPS) Pilkada serentak 2024, di hall hotel Ayola, Kamis (11/7/2024).
Indonewsdaily.com, Mojokerto — KPU Kota Mojokerto mengelar rapat koordinasi Pemantauan dan evaluasi hasil coklit minggu kedua serta persiapan penyusunan dftar pemilih sementara (DPS) Pilkada serentak 2024, di hall hotel Ayola, Kamis (11/7/2024).
Dihadiri oleh Bawaslu, Dispendukcapil, PPK dan PPS, lembaga penyelegara pemilu itu memaparkan hasil pantarlih melakukan coklit yang berjalan 18 hari.
Komisioner KPU Kota Mojokerto divisi perencanaan data dan informasi Mohammad Oggy mengatakan sejauh ini dalam melakukan coklit tidak ada kendala berarti. Hanya ada beberapa lokasi seperti di perumahan elit dan area niaga seperti di jalan Majapahit yang membutuhkan perhatian.
“Kalau kendala tidak ada, cuma butuh komunikasi khususnya di wilayah perumahan elit dan area niaga. Untuk itu, teman-teman Pantarlih di dua wilayah itu akan mengandeng RT/RW dan tokoh masyarakat untuk mengajak warganya,” jelas Oggy.
Lebih lanjut sejauh ini hasil coklit di hari ke 18 yakni sebanyak 99,69 persen sudah tercoklit hanya kurang 329 orang yang belum tercoklit atau 0,31 persen.
“Nanti malam update terbaru, insya Allah sudah bisa 100 persen tercoklit,” tegasnya.
Menurutnya berdasarkan laporan pantarlih, kendala masih sering terjadi yakni ditemukan warga tercatat di data namun tidak ditemukan di lokasi saat proses coklit. Mereka ini lanjut Oggu diduga yang dulu kontrak atau aktivitas di Kota Mojokerto dan kembali ke luar kota tapi tidak memperbarui data kependudukannya.
“Untuk hal itu sudah kita konfirmasikan ke Dispendukcapil dan akan di lihat dari server mereka,” katanya.
Ia menegaskan secara garis besar tidak ada kendala berarti dalam proses coklit.”Teman2 masih bisa menanggulangi,” pungkasnya.














