Indonewsdaily. Com, Mojokerto, 18 Juli 2024 — Dalam upaya memperkuat pembinaan karakter dan kedisiplinan beribadah di kalangan siswa, SMP Negeri 6 Mojokerto resmi meluncurkan inovasi digital bernama SISHOT DOR (Sistem Informasi Sholat — Dikirim ke Orang Tua), sebuah aplikasi absensi sholat berjama’ah yang terintegrasi langsung dengan WhatsApp orang tua.
Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan kedisiplinan siswa, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara sekolah, siswa, dan orang tua. Fitur Unggulan SISHOT DOR Laporan Kehadiran Sholat Real-Time Orang tua akan langsung menerima notifikasi melalui WhatsApp jika anak terlambat atau tidak melaksanakan sholat berjama’ah di sekolah.
Guru dan orang tua dapat mengakses rekap data sebagai dasar untuk pembinaan dan intervensi yang lebih tepat sasaran. Kelebihan Inovasi ini adalah mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan spiritual anak. Dengan sistem absensi digital, siswa termotivasi untuk lebih konsisten dalam menjalankan ibadah. Orang tua tak perlu mengunduh aplikasi tambahan, karena notifikasi langsung dikirim melalui WhatsApp.
Kepala SMPN 6 Mojokerto Widayatiningsih menyampaikan bahwa SISHOT DOR bukan sekadar aplikasi, melainkan gerakan bersama untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan moral.
“Kami berharap SISHOT DOR menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang utuh, menyentuh akal dan hati, serta melibatkan seluruh ekosistem pendidikan — sekolah, siswa, dan orang tua.” Katanya.
Dengan peluncuran SISHOT DOR, SMPN 6 Mojokerto menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter religius dan tanggung jawab sosial peserta didik.













