Indonewsdaily.com, Kota Malang- Fakultas Syariah melalui Program Studi Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Talkshow Konstitusi di lantai 5 Gedung Rektorat, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana penguatan literasi hukum bagi mahasiswa, khususnya terkait konsep kedaulatan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, SHI., M.H, menjelaskan bahwa forum tersebut dirancang untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai posisi rakyat dalam struktur kekuasaan negara.
“Kedaulatan secara konstitusional berada pada rakyat. Namun, praktik politik sering membuat suara elite tampil lebih dominan,” ujar Miftah.
Ia mengatakan, diskusi tersebut memberikan sudut pandang baru bagi mahasiswa dalam memetakan pelaksanaan kedaulatan di Indonesia.
Miftah juga berpesan agar mahasiswa mengatur waktu dengan baik, aktif mengikuti berbagai kegiatan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
“Mahasiswa yang ingin berhasil harus punya tujuan yang jelas, membangun relasi dengan dosen maupun teman, dan memanfaatkan fasilitas kampus seoptimal mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Hukum Tata Negara, Dr. Musleh Herry, S.H., M.Hum, menegaskan bahwa seluruh warga negara memiliki hak yang setara di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlindungan.
“Dalam demokrasi, kita diberi kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan terlibat dalam pengambilan keputusan perjalanan bangsa,” kata Musleh.
Ia menekankan bahwa hukum seharusnya menjadi alat untuk menjaga keteraturan negara, bukan digunakan untuk melemahkan pihak tertentu.
“Jangan sampai hukum justru dipakai untuk menjatuhkan salah satu pihak,” tegasnya.
Musleh menambahkan, Talkshow Konstitusi ini dimaksudkan untuk memberikan ruang belajar bagi mahasiswa agar memahami proses penegakan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
“Mahasiswa perlu memahami bagaimana hukum ditegakkan, bagaimana proses kenegaraan berjalan, dan bagaimana masyarakat berinteraksi dalam sistem hukum. Kita belajar bersama melalui berbagai kegiatan dan proses yang ada,” tutupnya.









