Indonewsdaily.com, Kota Malang – Warga lingkungan sekitar Pasar Bunul, sejak Jumat pagi hingga sore digegerkan seekor kera yang berkeliaran. Kera itu bahkan sempat turun ke dalam pasar dan ditengarai mengambil pisang milik pedagang pasar.
Cukup meresahkan memang seekor kera liar itu. Karenanya, seorang warga kemudian menghubungi 112 dan tersambung ke tim Semut Ireng animal rescue Damkar Kota Malang. Dua kali tim ini datang ke Pasar Bunul.
Pertama pukul 08.00 WIB dan kembali lagi pukul 15.00 WIB. “Kami tadi pagi ke sana dan kehilangan jejak. Kera kabur ke belakang pasar Bunul,” ungkap Kepala Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibawa pada Indonewsdaily com , Jumat ( 11/2 ) sore.
Sore pukul 15.30 WIB, tim Semut Ireng kembali datang ke Pasar Bunul. Sebanyak 7 anggota turun berupaya menangkap kera itu. Caranya dengan memancing kera memakai kacang dan pisang, dilumuri alkohol.
Ditunggu banyak orang, sang kera justru berkeliaran berpindah-pindah lokasi di atap pasar Bunul. “Tadi pagi turun Mas. Ambil mangga di sini. Gak habis. Sempat turun juga ke pasar,” cerita warga Jalan Sultan Hadiwijaya, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Dua jam lebih, personil Semut Ireng berupaya menangkap kera. Namun hingga jelang petang, upaya itu belum berhasil. Sang kera mulai tidak tampak dan pasar akan mulai tutup pada pukul 18.00 WIB.
“Kami sudah berkordinasi dengan pihak terkait (BKSDA) namun ada kekurangan peralatan. Upaya kami sudah dua kali ini, memasang jebakan dan memberi umpan,” jelas Anang Yuwono selaku kepala tim Semut Ireng yang turun kemarin.
Menurut salah satu anggota senior Damkar Kota Malang ini, sejak Januari, upaya penangkapan kera sudah dua kali dilakukan. Pertengahan bulan lalu, Semut Ireng pernah menangkap seekor kera di seputaran Candi Lowokwaru.
Bila warga mendapati kera liar cukup meresahkan dan mengkuatirkan bagi keselamatan anak, Anang Yuwono menyarankan warga dapat melapor ke layanan 112 atau menghubungi nomor kontak Damkar.








