Anggota relawan saat mengevakuasi korban kecelakaan.

Diduga Ngebut, Kawasaki Ninja Tabrak Belakang Beat, 2 Orang Tewas dan 3 Orang Luka-Luka

Indonewsdaily.com, Malang – Akibat kekurang hati hatian dan diduga dalam mengendarai kendaraannya terlalu kencang berakibat fatal . Peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 00.15 WIB di jalan raya gang 17 Sawojajar yang berakibat 2 orang meninggal dunia dilokasi dan 3 orang alami luka-luka parah, Selasa (7/6) pagi.

Kepala Unit Penegakkan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi mengatakan , peristiwa ini berawal saat pengendara Yamaha Kawasaki Ninja nopol N-5379-EEO berboncengan melaju dari arah Utara ke Selatan dengan kecepatan tinggi, saat dilokasi tiba tiba menabrak Honda Beat N-3711-BZ yang berboncengan tiga orang dari belakang, yang berjalan searah didepannya dari arah utara keselatan.

“Diduga terlalu ngebut dan tidak bisa menjaga jarak aman hingga terjadi tabrakan cukup keras, akibatnya baik pengendara maupun yang dibonceng langsung meninggal dunia dilokasi.” terang Syaiful pada awak media, Selasa (7/6) pagi.

Ditambahkan Syaiful, kedua korban yang meninggal dunia akibat luka robek dikepalai karena kedua korban semuanya tak memakai Helm.

“Kedua korban tak memakai helm saat berkendara , mereka yaitu Dedi Eko Irfana (26) warga Jl. Teratai RT. 01 RW. 06 Kec.Wlingi Kab.Blitar dan penumpangnya (yang dibonceng) tanpa identitas.” imbuhnya.

Sementara untuk pengendara Honda Beat baik yang mengendarai maupun dua orang yang dibonceng mengalami luka luka ringan , dan datanya sebagai berikut :

*Rifai ( 44 ) , Supriyah ( 30 ) dan Nuri Silva ( 15 ) tahun semua satu keluarga dan beralamat di Jalan Kopi Seraba Blok 10-C/06 Rt.01 Rw.16 Desa Mangliawan Kec.Pakis Kab.Malang.

Petugas lakalantas, Satkom RJT, PSC 119 Kota Malang serta relawan malang membantu mengevakuasi korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka luka untuk dibawah ke RSSA Kota Malang.

Untuk kedua kendaraan yang terlibat sementara diamankan petugas untuk barang bukti penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *