Legenda Sepak Bola Arema,Kuncoro Inpirasi Disporapar Malang Dorong Pemain Muda Junjung Loyalitas dan Dedikasi

indonewsdaily.com, Malang– Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengajak para pesepak bola muda dan pemain junior untuk meneladani semangat, loyalitas, serta dedikasi almarhum Kuncoro, legenda sepak bola Arema, yang telah memberikan pengabdian besar bagi dunia sepak bola Malang.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, Kamis (22/1/2026), sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusi Kuncoro dalam mengembangkan sepak bola, khususnya di Kota Malang.

Baihaqi menilai, Kuncoro bukan sekadar mantan pemain profesional, melainkan figur panutan yang seluruh perjalanan kariernya tumbuh dan berakhir bersama Arema. Konsistensi serta loyalitasnya membela satu klub menjadi nilai luhur yang patut diwariskan kepada generasi muda.

“Kuncoro adalah legenda sepak bola Kota Malang. Beliau besar bersama Arema, memulai karier di Arema, dan mendedikasikan hidupnya untuk sepak bola. Semangat dan loyalitas inilah yang harus menjadi teladan bagi pemain-pemain junior,” ujar Baihaqi.

Ia menambahkan, warisan terbesar yang ditinggalkan Kuncoro tidak hanya berupa prestasi di lapangan hijau, tetapi juga nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, mental juara, serta kecintaan tulus terhadap sepak bola. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam membentuk karakter atlet muda di tengah ketatnya persaingan sepak bola modern.

Baihaqi berharap para pemain usia dini dan junior di Kota Malang dapat menjadikan sosok Kuncoro sebagai sumber inspirasi untuk terus berlatih secara konsisten, meningkatkan kemampuan teknis, serta menjaga sikap dan etika sebagai atlet profesional.

“Kami berharap pemain muda di Kota Malang terus bersemangat, meningkatkan kemampuan, dan memiliki karakter yang kuat. Dengan begitu, mereka dapat meneruskan perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditunjukkan oleh almarhum Kuncoro,” tegasnya.

Lebih lanjut, Disporapar Kota Malang berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga melalui berbagai program kepemudaan, termasuk pengembangan sepak bola usia dini dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Upaya tersebut diarahkan untuk melahirkan pesepak bola yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas.

Kuncoro dikenal luas sebagai ikon dan legenda Arema dengan loyalitas tinggi terhadap klub kebanggaan masyarakat Malang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi insan sepak bola Malang, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia olahraga.(yun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed