Indonewsdaily.com, Malang – Mbah Kamari seorang pencari barang bekas di areal bendungan Sengguruh menemukan sesosok mayat berjenis kelamin wanita yang mengapung di tengah bendungan tersebut, Jumat (1/4) pagi.
Mayat yang belum diketahui identitasnya langsung dilaporkan ke pekerja Pt Jasa Tirta yang berada di area bendungan dan diteruskan ke satpam lanjut ke tim BPBD Kabupaten Malang untuk dievakuasi.
Widarto, salah seorang personel BPBD Kabupaten Malang membenarkan. Ia yang mengevakuasi langsung jenazah korban mengatakan bahwa korban ditemukan pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.
“Pagi tadi mendapat telfon dari satpam setempat bahwa ada penemuan jenazah, dia seorang wanita paruh baya,” ujar Widarto usai mengevakuasi jenazah korban ke RSSA Malang.
Ia menuturkan, korban ditemukan dengan bekas luka di kepala. Proses evakuasi dilaku tim BPBD bersama PMI, SAR Awangga dan pegawai Jasa Tirta.
“Saat ditemukan mengenakan kaos warna hitam dan bawahan putih, diperkirakan usia 50 tahun-an,” rincinya. Dari luka luka korban dan kondisi tubuh yang membengkan, kata Widarto, diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar lima hari.
“Ada luka di dahi, identitasnya masih bum terungkap,” imbuhnya.
Terpisah, Kapolsek Kepanjen AKP Sri Widyaningsih menyampaikan, pihak Polsek Kepanjen telah menerima laporan yang diteruskan dari BPBD Kabupaten Malang. Kapolsek yang disapa Widya itu menyampaikan, sesaat setelah dievakuasi dilakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi.
“Saat ini masih olah TKP dan penyelidikan, semoga segeralah terungkap,” ringkas Widya.













