indonewsdaily.com, Malang — NIEMA resmi merilis official music video terbaru bertajuk M_I_A_W, sebuah karya audio-visual eksperimental yang mempertemukan musik emosional, narasi kehilangan, dan teknologi Generative AI dalam satu pengalaman artistik yang intim dan reflektif.
(24/5/2026).
Judul M_I_A_W sendiri memiliki dua lapisan makna. Di satu sisi, ia terdengar seperti suara kucing — representasi sederhana yang langsung dekat dengan para pecinta anabul. Namun di sisi lain, M_I_A_W merupakan singkatan dari Mencintaimu in Another Way, sebuah frasa yang merepresentasikan bagaimana cinta tetap hidup meski sosok yang dicintai telah pergi.
Berangkat dari dua makna tersebut, NIEMA membangun karya yang berbicara tentang
kehilangan, memori, dan hubungan emosional antara manusia dan hewan peliharaan.
Tentang suara kecil yang tak lagi terdengar di rumah, rutinitas sederhana yang tiba-tiba hilang, hingga kenangan yang tetap tinggal di kepala meski waktu terus berjalan.
“M_I_A_W bukan sekadar tentang kucing. Ini tentang bagaimana manusia tetap mencoba
mencintai sesuatu yang sudah tidak lagi hadir secara fisik,” ungkap Jijunt, drummer NIEMA mengenai pesan utama lagu tersebut.
Secara musikal, M_I_A_W dibangun dengan pendekatan atmosferik dan emosional yang
sengaja dibuat tidak terlalu literal agar membuka ruang interpretasi yang luas bagi
pendengarnya.
Menurut Gege Praseta selaku gitaris sekaligus produser musik NIEMA, kekuatan utama lagu ini justru terletak pada fleksibilitas emosinya.
“Secara produksi musik, kami memang sengaja tidak membuat lagu ini terlalu literal. Kami ingin membangun atmosfer yang emosional, tapi tetap memberi ruang bagi pendengar untuk memaknai kehilangan dengan cara mereka sendiri.
Ketika judul M_I_A_W muncul, orang mungkin langsung berpikir tentang suara kucing. Tapi saat mengetahui bahwa itu adalah singkatan dari Mencintaimu in Another Way, maknanya jadi lebih luas. Lagu ini bisa bicara tentang kehilangan anabul, kehilangan seseorang, atau bahkan tentang rasa rindu terhadap sesuatu yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup kita.
Dari sisi musikal, kami mencoba membangun nuansa yang terasa intimate tapi tetap gelap dan atmosferik. Ada ruang ambience, layering gitar, dan dinamika emosi yang sengaja dibuat seperti perjalanan memori — kadang tenang, kadang kosong, kadang terasa penuh di kepala.
Kami tidak ingin hanya membuat lagu sedih. Kami ingin membuat pengalaman emosional
yang bisa ‘ditinggali’ oleh pendengar.”
Pendekatan emosional tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam visual eksperimental
berbasis Generative AI.
Seluruh music video diproduksi tanpa pengambilan kamera fisik sama sekali, menjadikan M_I_A_W sebagai eksplorasi kontemporer dalam pertemuan musik
independen dan teknologi kreatif.
AI Artist / Director Luwky Kurniawan a.k.a VJ Luwky menjelaskan bahwa ide visual music
video ini lahir setelah memahami makna tersembunyi di balik lagu tersebut.
“Waktu pertama kali mendengar demo lagu ini dan mengetahui bahwa M_I_A_W merupakan
singkatan dari Mencintaimu in Another Way, saya langsung merasa lagu ini bukan tentang
cinta yang biasa.
Ada rasa kehilangan, tapi juga ada bentuk kasih sayang yang tetap hidup meski sosoknya sudah tidak ada. Dari situ saya mulai membayangkan hubungan manusia dengan anabul — bagaimana mereka sering dicintai dengan cara yang sangat tulus, sederhana, dan diam-diam menjadi bagian penting dalam hidup seseorang.
Pendekatan visualnya kemudian saya bangun seperti fragmen memori. Seolah-olah tokoh di video ini masih mencoba mencintai sosok yang sudah pergi… in another way.
Karena setelah kehilangan, kadang cinta tidak benar-benar hilang. Ia hanya berubah bentuk: menjadi ingatan, kebiasaan kecil, ruang kosong di rumah, atau rasa rindu yang datang tiba-tiba.” Visual dalam M_I_A_W dikembangkan melalui pendekatan surealis dan atmosferik yang memanfaatkan karakter visual AI untuk membangun ruang antara mimpi, memori dan emosi manusia.
Bagi NIEMA, teknologi bukan sekadar gimmick visual, melainkan medium baru untuk memperluas pengalaman artistik dan kedalaman rasa dalam sebuah karya musik
Music video ini juga melibatkan XCHAIN ASIA sebagai Creative Technology Partner dalam
pengembangan visual berbasis AI.
Sebagai band independen asal Malang Raya, NIEMA terus mengeksplorasi kemungkinan
baru dalam musik modern dengan mempertemukan elemen audio, visual, budaya
kontemporer dan teknologi ke dalam satu ruang ekspresi kreatif. Official Music Video M_I_A_W kini telah tersedia melalui kanal YouTube resmi NIEMA.
—
ABOUT NIEMA
NIEMA adalah band independen asal Malang Raya yang menghadirkan eksplorasi musik
emosional dengan pendekatan modern, atmosferik, dan eksperimental. NIEMA aktif
mengembangkan karya yang memadukan musik, visual, dan teknologi kreatif dalam
ekosistem musik independen Indonesia.
FOLLOW NIEMA
• Instagram NIEMA (@niema.music)
• Jona Rawk (Vocal)
• Adzha Adamti (Bass)
• Gege Praseta (Guitar)
• Arief Jijunt (Drum)
(win).














