Pasutri Asal Tajinan Diburu Polisi Gegara Memukul Kepala Seorang Juru Tagih Bank Titil Dengan Palu

  • Whatsapp
Korban saat mendapatkan perawatan di RSUD Bangil

Indonewsdaily.com, Pasuruan – Tim Satreskrim Polres Pasuruan bersama Tim Buser Polsek Sukorejo memburu pasutri yang diketahui bernama Didik Wahyono (54) dan Kholifah Wisan (54), warga Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, gegara melakukan penganiayaan terhadap seorang juru tagih Bank Titil, Kamis (20/1).

Pasutri Asal Tajinan yang baru ngotrak rumah 2 bulan ini di Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, tega menganiaya juru tagih Bank Titil bernama Yudianto (28) asal Situbondo saat menagih hutang yang dipinjamnya .

“Korban datang menagih utang. Lalu kedua pelaku marah dan memukul korban dengan palu. Saat ini korban masih dirawat di RSUD Bagil,” jelas Kapolsek Sukorejo, AKP Sukiyanto, Kamis 20 Januari 2021.

Dari hasil pemeriksaan, korban yang bertugas menagih cicilan utang sebesar Rp65 ribu dibayar sepekan sekali. Total uang diutang pelaku Rp500 ribu.

Tidak ada suasana canggung sebelum pemukulan terjadi pada pukul 14.15 WIB itu. Korban dan pelaku Didik Wahyono pun sempat mengobrol santai sambil meminum teh buatan pelaku Kholifah Wisan.

“Saat korban akan minum teh, Kholifah Wisan tiba-tiba memukul korban dari belakang dengan palu kecil hingga korban terjatuh,” lanjutnya.

Kemudian, pelaku Didik Wahono juga langsung menghajar korban yang sudah tersungkur berlumuran darah hingga babak belur. Korban yang merasa nyawanya terancam langsung berteriak minta tolong dan berlari keluar dari rumah kontrakan pelaku.

Akibat terluka parah, korban tidak sanggup berdiri kemudian tergeletak di pinggir jalan. Beberapa menit setelahnya, warga yang mengetahui korban tergeletak di pinggir jalan langsung mengevakuasi ke Puskesmas Sukorejo.

“Setelah melakukan pemukulan, kedua pelaku beserta anaknya yang berusia 1 tahun keluar rumah dari pintu belakang,” pungkas Kapolsek Sukorejo AKP Sukiyanto.

Polisi telah menyita barang bukti palu yang digunakan memukul kepala korban, sebilah kayu panjangya 40 sentimeter, pipa besi ukuran 1/2 dim dan selembar kertas nota tagihan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.