Indonewsdaily.com, Kota Malang – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Malang dan sekitarnya pada Jumat (18/3/2022) sore kemarin, juga membawa dampak pada peternak sapi di Kampung Sanan Bawah RT. 8 RW. 15, Kelurahan Purwantoro, Kota Malang.
Akibatnya, 2 ekor sapi milik warga tewas tenggelam saat banjir melanda kampung yang ada di wilayah bantaran sungai Ciliwung. Tak hanya itu, sejumlah rumah warga juga ikut tergenang banjir. Tinggi vanjir bervariasi sesuai kontur ketinggian rumahnya. Ada yang selutut, ada juga yang sampai seleher orang dewasa.
Informasi dihimpun, kedua ekor sapi potong yang tewas itu adalah milik Pak Ali (43) tahun . Saat kejadian, total ada 21 ekor sapi lain di kandang sapi yang juga ikut tenggelam. Namun, mereka berhasil diselamatkan pemiliknya.
Sementara, 2 ekor sapi terlambat diselamatkan dan akhirnya meregang nyawa. Beruntung belasan sapi lain yang juga berada di kandang sapi yang sama, masih selamat. ”Tadi banjirnya parah setinggi leher orang dewasa. Karena disini kan wilayah bawah dan dekat sungai, Mas,” kata Ali pemilik sapi saat dikonfirmasi Indonewsdaily.com, Sabtu (19/3) siang.
Ditambahkan Ali yang juga pemilik sapi, dia mengalami kerugian hingga Rp 50 juta akibat banjir ini. Itu belum lagi menghitung kerugian di rumahnya yang iiut tergenang banjir setinggi dada orang dewasa.
“Padahal hari Rabu (17/3) kemarin dua sapinya sudah ditawar 2 ekor 80 juta rupiah namun tidak saya berikan , ehhh namanya musibah kita nggak tau pak kok tiba tiba banjir merendam kandang sapi miliknya.” tutup Ali dengan wajah pasrah.
Sementara , Hari warga yang juga tinggal tak jauh dari kandang sapi kolektif warga itu menuturkan hujan deras terjadi sejak pukul 16.00 WIB. Akibatnya, air dari sungai meluap dan menenggelamkan kandang sapi disana.
Mendengar hal itu, dirinya dan sejumlah warga lain ikut susah payah berenang membantu evakuasi sapi-sapi disana. Sapi-sapi ini tadinya adalah sapi penggemukan untuk siap dipotong.
”Saat kesana, sapinya pada teriak-teriak minta tolong mas kalau dia manusia. Banjir hari ini yang paling parah. Sejumlah rumah di RT sini juga banyak yang kena banjir. Tingginya ya se perut orang dewasa,” kisahnya.














