Indonewsdaily.com, Mojokerto – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar industri gula harus kembali bangkit. Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya penguatan inkubator agribisnis khusus di sektor tebu sebagai upaya membangkitkan kembali industri gula konsumsi di Indonesia.
Hal itu dikatakan saat menghadiri acara “Pemberdayaan masyarakat dalam swasembada gula konsumsi 2027”.
“Inovasi dan pola kerja baru yang dilakukan berbagai pihak telah memberikan harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani tebu, khususnya generasi muda yang menjadi kunci regenerasi di sektor pertanian,” katanya.
“Kita menghadapi tantangan regenerasi petani. Peran generasi muda sangat penting dalam memastikan keberlanjutan sektor pertanian. Untuk itu, pemerintah harus mendukung penuh inisiatif seperti yang dilakukan PTPN dan PT SGN yang telah menggunakan platform kerja baru yang inovatif,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah menargetkan perluasan sistem pembiayaan yang lebih inklusif, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus petani tebu di seluruh Indonesia. Dengan dukungan ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan mengatasi keterbatasan akses pendanaan.
Dalam skema kemitraan antara BUMN dan petani, Cak Imin mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian dan pangan. “Kemitraan ini harus menjadi model yang diterapkan secara merata di berbagai daerah di seluruh tanah air. Petani adalah pilar pembangunan agraria dan mitra penting pemerintah yang harus mendapatkan dukungan penuh,” tambahnya.
Pemerintah juga mendukung program inkubator usaha masyarakat sebagai bagian dari strategi mencapai swasembada pangan dan konsumsi, baik untuk masa kini maupun masa depan. Model pemberdayaan ekonomi masyarakat ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas petani, tetapi juga menyerap lebih banyak tenaga kerja.
“Saat ini, kita menemukan masih banyak petani tebu yang menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan pendanaan hingga produktivitas lahan. Oleh karena itu, kita harus terus fokus pada pembiayaan produktif yang mendukung mereka,” tegasnya.
Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, Indonesia optimistis dapat mencapai kemandirian pangan, energi, dan ekonomi. “Melalui program-program pemberdayaan petani tebu, kita membangun fondasi menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” tutup Cak Imin.








