indonewsdaily.com, Malang – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menindaklanjuti hasil temuan dan segera berkoordinasi terkait persiapan Porprov IX Jawa Timur. Hal tersebut Menanggapi hasil Sidak Komisi D DPRD Kota Malang ke GOR Ken Arok.
Disporapar Kota Malang berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi dari DPRD Kota Malang, demi kelancaran dan kesuksesan Porprov Ke IX yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Disporapar Kota Malang melalui Sekretaris, Wahyu Setyawan SE, S. Sos, MM menuturkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut positif, baik seluruh rekomendasi dan masukan yang diberikan oleh Komisi D Kota Malang menjelang Porprov IX Jawa Timur
“Jadi selain untuk Porprov, GOR Ken Arok juga digunakan oleh teman-teman komunitas, seperti latihan olahraga. Bahkan rute latihan di sekitar Jalan S. Supriadi juga digunakan. Artinya, fasilitas ini cukup aktif digunakan oleh masyarakat,” ujarnya
Wahyu juga menanggapi sejumlah catatan dari Komisi D Kota Malang, terkait beberapa kendala seperti kebocoran atap dan kerusakan lantai, Ia menegaskan bahwa perbaikan telah direncanakan melalui anggaran pergeseran yang bersumber dari efisiensi di tahun 2025 ini.
“Untuk perbaikan atap dan lantai, sudah kami anggarkan melalui pergeseran anggaran efisiensi tahun ini, estimasi kami, seluruh pekerjaan bisa rampung sebelum akhir Mei. Jadi, persiapan menjelang Porprov bisa berjalan maksimal,” terang Wahyu pada awak media indonewsdaily.com (09/5/2025).
Terkait dengan rekomendasi, Komisi D untuk segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Wali Kota Malang guna memastikan keselarasan antar lembaga, pihaknya akan segera menyampaikan hal ini kepada Kepala Disporapar agar dapat berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Malang.
“Rekomendasi dari Komisi D DPRD Kota Malang juga kami catat, perlunya rapat koordinasi dengan Wali Kota Malang nanti akan kami sampaikan ke pimpinan agar segera menjadwalkan pertemuan dengan beliau,” ungkap Wahyu
Selain itu, Wahyu menyebutkan bahwa perbaikan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar kurang lebih Rp.200 juta dari pergeseran anggaran di bidang olahraga.
Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan untuk perbaikan fasilitas, termasuk penambahan lampu dan peningkatan daya listrik guna mendukung kebutuhan teknis selama Porprov berlangsung.
“Perlu juga kami sampaikan, dari pantauan kami dan anggota dewan tadi, ada beberapa lampu yang padam. Ini tentu menjadi perhatian kami. Okeh sebab itu saya akan memastikan tidak ada lagi lampu yang digantung secara tidak aman atau padam selama kegiatan berlangsung,”ujar Wahyu.
Dengan demikian Pemerintah Kota Malang berharap GOR Ken Arok bisa menjadi salah satu venue andalan yang representatif dan membanggakan terlebih bisa mengharumkan Kota Malang meraih prestasi.(win)















