DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Eco Green Care, Cegah Bahaya Pohon Tumbang

indonewsdaily.com, Malang –DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Eco Green untuk Antisipasi Pohon Tumbang. untuk melaporkan pohon-pohon yang berpotensi roboh ini disampaikan setelah beberapa kejadian pohon tumbang di Kota Malang akibat cuaca ekstrem.

DLH Kota Malang telah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang, antara lain: Pemantauan Rutin, DLH Kota Malang melakukan pemantauan rutin terhadap pohon-pohon yang sudah berusia puluhan tahun dan berpotensi tumbang.

Selain itu dilakukan Perempesan Pohon, DLH Kota Malang melakukan perempesan pohon secara berkala untuk mengurangi risiko kejadian pohon tumbang.

Laporan Masyarakat DLH Kota Malang mengajak masyarakat untuk melaporkan pohon-pohon yang berpotensi tumbang melalui aplikasi Eco Green.

Masyarakat dapat melaporkan pohon tumbang melalui aplikasi Eco Green dengan cara Masyarakat dapat mengunduh aplikasi Eco Green di Google Play Store atau Apple App Store.

Melaporkan Pohon Tumbang, Masyarakat dapat melaporkan pohon tumbang dengan mengisi formulir laporan dan menyertakan foto serta lokasi pohon.

Dengan menggunakan aplikasi Eco Green, masyarakat dapat berperan aktif dalam mengantisipasi kejadian pohon tumbang dan membantu DLH Kota Malang dalam menjaga keselamatan masyarakat

Hal ini disebabkan banyak pohon tumbang di beberapa kawasan seperti di jalan Prof Yamin, Kota Malang. Pohon trembesi yang telah lapuk menimpa mobil saat melintas di lokasi tersebut.

Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, mamantau secara berkala terhadap pohon-pohon yang telah berusia puluhan tahun.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang mengatakan, setiap harinya Tim dari DLH selalu rutin memonitor pohon-pohon yang sudah berusia puluhan tahun, termasuk juga melakukan perempesan ranting.

“Sebetulnya temen-temen itu ada 3 tim yang selalu rutin setiap harinya melayani perempesan pohon dan yang kedua temen-temenjuga memantau maupun mengecek pohon-pohon yang sudah lapuk. Contohnya hari ini ada pohon yang miring di Jalan Wilis sama temen-temen dilakukan etapen atau pemotongan pendek supaya pohonnya tidak roboh,” ujar Raymond, (27/10/2025).

Raymond menambahkan Tim DLH Kota Malang setiap harinya juga rutin dan rajin melakukan pengecekan maupun perempesan pohon.

Kendati demikian, pohon tumbang yang terjadi kemarin memang karena bencana alam yang susah untuk diketahui.

“Seperti di Jalan Ijen Kota Malang, terdapat kurang lebih ada 40 pohon yang atasnya sudah tidak ada daunnya, sepertinya pohon tersebut telah mati tetapi masih berdiri kokoh, tetapi kemarin pohon yang roboh itu justru masih utuh ranting maupun daunnya, itu memang diluar prediksi faktor bencana alam hujan angin yang kencang,” katanya.

Lebih lanjut, Raymond menyebut bahwa pada bulan November sampai Desember nantinya akan banyak perempesan, terutama pohon-pohon yang sudah mati.

“Nanti dari temen-temen Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan ada pohon yang sudah waktunya untuk dirempesi,” tambahnya

“Kami tetap berharap ada laporan dari masyarakat, karena ada keterbatasan temen-temen tim seluruhnya, nanti berdasarkan informasi dari masyarakat apabila ada pohon kering. Kebanyakan ada pohon yang sudah dibakar akarnya itu monggo silahkan ke kami akan mempercepat perempesan atau penebangan pohon tersebut,” tegasnya (win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *