Indonewsdaily.com, Malang – Seorang santri laki laki berusia 13 tahun diketemukan meninggal dunia pasca terjebur sumur sedalam 25 meter di sebuah rumah kosong yang berada di area Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotus Shibyan, Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
Informasi yang diperoleh Indonewsdaily.com, identitas santri (korban) diketahui bernama Mochamad Iqbali Niami Robbi (13), warga Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
Peristiwa ini terjadi hari Minggu (20/3) sekitar pukul 08.00 WIB, yang saat itu korban bersama rekan rekan santri lain sedang melakukan kerja bhakti dirumah kosong idejat areal komplek Pompes Roudlotus Shibyan.
“Korban sedang melaksanakan kerja bakti bersama teman-temannya sesama santri Ponpes Roudlotus Shibyan di sebuah rumah kosong di area ponpes tersebut. Saat itu, korban tanpa sengaja menginjak asbes dan kayu yang sudah lapuk dan tidak menyadari bahwa itu menutupi sumur yang sudah lama tak terpakai,” jelas Kapolsek Wajak, AKP Bambang Wahyu Jatmiko, Minggu (20/3) siang.
“Kemudian korban terjatuh ke dalam sumur sedalam 25 meter dengan kedalaman air 4 meter dan diameter sumur 1 meter,” sambungnya.
Mengetahui hal tersebut, warga sekitar bergegas menolong korban, namun korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Wajak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban dipastikan bisa tercebur sumur karena tidak berhati-hati.
“Meninggal dunia murni kecelakaan yang diduga diakibatkan terjatuh di dalam sumur dan terjadi benturan pada kepala di dinding sumur dan juga karna menghirup air sumur,” tandas Bambang.
Terakhir, Bambang menuturkan jika pihak keluarga korban menolak dilakukan visum dan menerima kejadian ini sebagai bagian dari takdir.
“Pihak keluarga telah menerimakan kejadian tersebut murni sebagai kecelakaan atau musibah dan membuat surat pernyataan tidak menuntut kepada pihak manapun dan surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi,” tutupnya.














