indonewsdaily.com, Jakarta Utara – Nelayan dan Stakeholder Nelayan Muara Baru dan Asosiasi dari Solidaritas Nelayan Indonesia yang berada di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru protes dan merasa resah dengan keberadaan Kapal Ikan Asing yang berlabuh di Dermaga Timur Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara.
Kapal Ikan Asing yang bertuliskan Can Kul Istanbul ini juga tertulis KM Berlian Biru 01 Jakarta, sehingga membuat heboh dan kekhawatiran para nelayan dan stakeholder yang beraktivitas di Pelabuhan Muara Baru tersebut. Terlebih beberapa Warga Negara Asing (WNA) terlihat di kapal tersebut sedang melakukan aktivitas, Sabtu (23/11/2024).
Nelayan Muara Baru dan Asosiasi dari Solidaritas Nelayan Indonesia yang berada di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru mencoba melakukan dialogis dengan para WNA yang berada di Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul atau KM Berlian Biru 01 tersebut, tetapi ditolak masuk oleh petugas.
James Then Sekjen Solidaritas Nelayan Indonesia mengatakan bahwa tujuan Nelayan Muara Baru & Asosiasi Solidaritas Nelayan Indonesia melakukan dialogis dengan WNA tersebut, untuk memastikan keberadaan aktivitas para WNA yang berada di Pelabuhan Muara Baru, tetapi sayangnya ditolak oleh petugas dilokasi.
“Ijin Pak, saya hendak melakukan dialog komunikasi dengan para WNA yang ada di Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01,” ujar James Then dilokasi yang dilarang petugas hendak menemui para WNA.
James Then pun bersama Nelayan dan Asosiasi Solidaritas Nelayan Indonesia beralih ke posisi berbeda untuk melihat keberadaan Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01 itu .
Menurut James Then, menyikapi bahwa keberadaan Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01 ini sangat meresahkan dan mengkhawatirkan Nelayan dilokasi lokal
“Kami protes dan resah adanya Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01 yang juga memuat para WNA didalam kapal tersebut, para nelayan pun keberatan dengan adanya keberadaan Kapal Ikan Asing yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara,” paparnya.
Selanjutnya James Then menerangkan, bahwa pihaknya sudah mengklarifikasi ke salah satu petugas KKP (Kementrian Kelautan & Perikanan) mengenai keberadaan Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01, dan KKP mengklaim bahwa Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01 , dan dijelaskan petugas KKP tersebut bahwa itu untuk keperluan budidaya ikan tuna yang masih kecil untuk digiring ke lokasi budidaya agar menjadi ikan tuna besar.
Nelayan & Asosiasi Solidaritas Nelayan Indonesia merasa heran dan keberatan karena Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul/ KM Berlian Biru itu mengangkut alat tangkap Power Block dengan Mesh Size 1” yang bisa menangkap ikan- ikan kecil di laut, dan jika Kapal Ikan Asing beroperasi menguasai hulu dan hilir akan berujung kerusakan lingkungan ekosistem laut, dampak lainnya bisa berpotensi terjadi konflik horizontal.
“Imbas keberadaan Kapal Ikan Asing beroperasi di Perairan Indonesia, akan menghancurkan perekonomian perikanan nelayan lokal di Indonesia, sehingga kita nelayan terus melakukan kontrol terhadap aktivitas Kapal Ikan Asing yang ada di Indonesia,” tegas James Then.
Nelayan dan Asosiasi Solidaritas Nelayan Indonesia juga meminta jaminan tertulis dari Kementrian Kelautan & Perikanan, bahwa Kapal Ikan Asing KM Berlian Biru 01 (Can Kul Istanbul) hanya diperuntukan bantuan budidaya saja, bukan suatu kamuflase yang sebenarnya diperuntukan untuk menangkap ikan dan hanya menguntungkan oknum tertentu.
“Seharusnya KKP (Kementrian Kelautan dan Perikanan) melakukan sosialisasi kepada Nelayan Seluruh Indonesia terkait adanya Kapal Ikan Asing ini, agar tidak meresahkan Nelayan Indonesia,” ungkap James
Hal senada dikatakan Doni yang merupakan Nelayan Muara Baru juga melemparkan protesnya
“Kami Nelayan Muara Baru semua keberatan mas adanya Kapal Ikan Asing, karena ini dampaknya mengganggu perekonomian perikanan nelayan lokal,” ujarnya.
Sebelumnya Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul atau KM Berlian Biru 01 bersandar di Dermaga Barat, tetapi kini sudah dipindahkan, disandarkan dengan Kapal Riset dilokasi.
Nelayan Muara Baru & Solidaritas Nelayan Indonesia meminta Kementrian Kelautan & Perikanan agar melakukan penjelasan terkait tugas dan batasan Kapal Ikan Asing yang ada di Perairan Indonesia, karena nelayan khawatir Kapal Ikan Asing lainnya akan dengan mudah ikut menyusul masuk Perairan Indonesia, yang berujung menyapu bersih ikan di Perairan Indonesia dan menggangu stabilitas iklim perekonomian perikanan Indonesia.
Nelayan Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Nelayan Indonesia juga Meminta Perhatian Presiden RI Prabowo dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Untuk Menyerap Aspirasi Nelayan Indonesia dalam memajukan Perekonomian Perikanan Indonesia.
(Muhammad Ryan)














