indonewsdaily.com, Malang– Pemerintah Kota Malang menggelar apel pagi yang dirangkai dengan penyerahan mobil operasional layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (26/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, serta dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, ASN dan mitra terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pengadaan mobil layanan PKB keliling merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, layanan jemput bola ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, mudah dan terjangkau.
“Pelayanan PKB harus terus kita dinamisasi. Setiap rupiah yang diperoleh dari sektor ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, peningkatan fasilitas, serta pelayanan publik di Kota Malang,” ujar Wahyu.
Ia meminta kepada jajaran operasional yang menerima amanah pengelolaan mobil layanan PKB agar dapat memanfaatkannya secara maksimal.
Wahyu menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta orientasi pelayanan kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Mobil operasional ini bukan sekadar fasilitas, tetapi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pemerintah tidak bersembunyi di balik meja, melainkan hadir secara aktif memberikan pelayanan,” tegasnya.
Selain penyerahan mobil layanan PKB, apel pagi tersebut juga dijadikan momentum untuk mengingatkan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama pelayanan publik.
Wahyu menekankan bahwa disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin di lapangan harus menjadi budaya seluruh aparatur pemerintah.
Wahyu juga mengajak seluruh perangkat daerah dan mitra terkait untuk memperkuat kolaborasi dan komunikasi. Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas tidak dapat terwujud melalui kerja sendiri-sendiri, melainkan melalui sinergi dan komitmen bersama untuk terus melakukan perbaikan.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana ekstrem, menyusul cuaca buruk yang sempat melanda sejumlah wilayah di Malang Raya.
Wahyu memastikan bahwa Pemkot Malang telah memiliki SOP serta melakukan simulasi penanganan bencana agar respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sementara itu, dalam keterangannya kepada awak media, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa ke depan layanan PKB keliling juga akan dibuka di kecamatan-kecamatan.
Langkah ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk menunaikan kewajiban pajaknya.
“Saya optimistis dengan adanya mobil layanan keliling ini, kepatuhan masyarakat akan meningkat karena pemerintah yang proaktif mendatangi lokasi-lokasi pelayanan,” pungkasnya.(*/win)













