Indonewsdaily.com, Mojokerto — Bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Kelurahan Prajuritkulon resmi menyeminarkan inovasi pelayanan publik bertajuk “Pengembangan Icon Budaya Kelurahan Prajuritkulon Menjadi Desa Wisata Toleransi”, sebagai bagian dari Aksi Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2024.
Inovasi ini digagas oleh Sri Wardinah, SE, selaku Kepala Seksi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Prajuritkulon, dengan bimbingan Coach Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT. dan didampingi oleh Lurah Prajuritkulon, Muhamad Nurhadi, S.Sos sebagai mentor.
Inisiatif ini hadir sebagai respons terhadap belum optimalnya pemanfaatan potensi budaya di Kampung Prajuritkulon. Dengan menggandeng Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Kelurahan mempromosikan berbagai ikon budaya seperti Ziarah Makam Riyanto (Pahlawan Kemanusiaan), Petik Buah Kurma di Masjid Al-Mubarok, Macapatan, hingga Festival Budaya Ruwah Desa, sebagai aset penting menuju Desa Wisata Toleransi.
“Inovasi ini tidak hanya soal pariwisata, tapi juga tentang membangun toleransi, edukasi budaya, dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif,” ujar Sri Wardinah, SE saat menyampaikan paparannya.
Dalam acara tersebut, diterbitkan pula SK Lurah tentang Penetapan Icon Budaya Kelurahan Prajuritkulon, sebagai bentuk legalitas dan komitmen jangka panjang.
Lurah Prajuritkulon, Muhamad Nurhadi, S.Sos, menyampaikan dukungannya:
“Kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan Pokdarwis adalah langkah strategis untuk membangun daya saing pariwisata lokal. Kami harap ini menjadi model bagi kelurahan lain di Kota Mojokerto.”
Program ini turut melibatkan stakeholder internal seperti Kasi Pemerintahan dan Kasi Perekonomian, serta stakeholder eksternal seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Disporapar, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.
Kegiatan ini diharapkan berdampak langsung dalam meningkatkan ekonomi lokal, memperkuat karakter budaya, dan memupuk semangat toleransi antarumat beragama di lingkungan masyarakat.














