Wali Kota Malang Tegaskan Mutasi ASN, Obyektif, Transparan dan Tanpa Pungli

indonewsdaily.com, Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa proses mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang akan dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Pernyataan itu tegas di sampaikan Wahyu (27/1/2026).

Ia mengingatkan seluruh ASN dan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya maupun Wakil Wali Kota Malang dengan janji tertentu terkait mutasi jabatan disertai permintaan biaya.

“Saya tegaskan, jangan percaya kalau ada yang mengaku-ngaku bisa mengurus mutasi dengan membawa nama saya atau Wakil Wali Kota, apalagi sampai meminta biaya. Kalau ada kejadian seperti itu, segera laporkan kepada saya. Akan kami proses semuanya, baik yang menerima maupun yang memberi,” tegasnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait praktik tersebut. Namun demikian, ia mengaku kerap mendapatkan informasi informal saat turun langsung ke lapangan maupun melalui berbagai saluran komunikasi.

“Sampai sekarang belum ada laporan resmi. Tapi saya sering turun ke lapangan, mendengar cerita-cerita. Setelah dicek, ternyata tidak ada isinya. Ini yang harus diluruskan agar tidak berkembang menjadi isu,” ujarnya.

Wahyu juga tidak menutup kemungkinan adanya oknum yang mencoba menyalahgunakan namanya dan Wakil Wali Kota untuk kepentingan pribadi.

Oleh karena itu, ia memilih pendekatan langsung dengan sering berinteraksi di lapangan, termasuk menghadiri kegiatan di lingkungan kerja pemerintahan.

“Saya dan Wakil Wali Kota ini orang baru. Kami ingin menilai langsung, berinteraksi, melihat kinerja secara nyata. Memang butuh waktu dan hampir satu tahun ini cukup bagi saya untuk menilai masing-masing pejabat,” jelasnya.

Orang nomer satu di Kota Malang ini menambahkan, setiap rencana mutasi akan didasarkan pada evaluasi kinerja yang komprehensif, baik dari data primer, sekunder, hasil pengamatan lapangan, hingga masukan dari berbagai pihak, termasuk media dan masyarakat.

“Semua masukan saya terima. Ada yang WA, meskipun tidak selalu saya balas, tapi saya baca. Itu jadi bahan saya untuk mengecek dan mencocokkan fakta di lapangan,” katanya.

Terkait waktu pelaksanaan mutasi, Wahyu menyampaikan bahwa saat ini prosesnya sedang berjalan dan akan dilakukan dalam waktu dekat. Meski telah berdiskusi dengan Wakil Wali Kota, keputusan akhir tetap berada di tangannya.

“Mutasi sedang dalam proses. Penilaian sudah ada. Tapi keputusannya tetap di saya. Nanti akan saya sampaikan berdasarkan hasil evaluasi kinerja tahun 2025,” pungkasnya.

Wahyu berharap seluruh ASN tetap fokus pada Bidangnya dan pelayanan publik, serta tidak terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(*/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *